Bagaimana Iran Kehilangan Bahrain?

Rabu, 26 Maret 2025 - 10:57 WIB
loading...
A A A
Bahrain secara efektif telah menjadi protektorat Inggris sejak 1861, akibat dari kelemahan raja-raja Iran saat itu.

Alasan Sebenarnya di Balik Pengumuman Mendadak Shah


Pertanyaannya adalah: apa yang terjadi dalam konflik Iran dengan Inggris dan Amerika Serikat selama 10 hingga 11 tahun antara 1957, ketika Bahrain dinyatakan sebagai provinsi ke-14 Iran, dan wawancara Shah pada tahun 1969?

Yang membuat keputusan Shah untuk meninggalkan klaim Iran atas kedaulatan atas Bahrain semakin mengejutkan adalah Kekaisaran Inggris sedang mengalami kemunduran selama tahun-tahun itu.

Hal ini memberi Iran kesempatan menegaskan kembali kendalinya atas Bahrain.

Pada tahun-tahun menjelang wawancara, Shah dan para pembantunya sering membanggakan pendirian tegas mereka terhadap Bahrain.

Dia bahkan pernah membatalkan perjalanan ke Arab Saudi karena undangan dari penguasa Bahrain.

Ardeshir Zahedi, duta besar Iran untuk Inggris, juga memboikot pertemuan yang dihadiri perwakilan separatis Bahrain sebagai tanda protes.

Jawaban atas apa yang terjadi ketika Shah mengungkapkan kebahagiaannya tentang pemisahan Bahrain dalam wawancara tanggal 4 Januari 1969 di New Delhi cukup jelas: Shah hanyalah pion, yang dimanipulasi Inggris dan Amerika Serikat dalam upaya mereka menggambar ulang peta wilayah tersebut.

Dia mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan melepaskan klaim teritorial Iran atas Bahrain jika penduduknya tidak ingin wilayah mereka kembali ke Iran.

Shah menekankan Iran tidak akan menggunakan kekuatan untuk mencaplok Bahrain.

Menanggapi pertanyaan tentang apakah dia akan mengusulkan referendum untuk mengukur keinginan rakyat Bahrain, ia menekankan akan menerima segala cara yang secara akurat mencerminkan keinginan mereka.

Shah mengakui Bahrain telah dipisahkan dari Iran oleh Inggris 150 tahun sebelumnya. Dia berpendapat Inggris tidak dapat memberikan apa yang telah diambilnya dari Iran kepada pihak lain tanpa persetujuan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved