Misteri DF-26 China, Rudal Pembunuh Kapal Induk dan Momok bagi AS di Guam

Sabtu, 05 September 2020 - 09:34 WIB
loading...
Misteri DF-26 China,...
Rudal-rudal DF-26 China yang dijuluki sebagai rudal pembunuh kapal induk. Foto/Maritime Executive
A A A
WASHINGTON - DF-26 adalah rudal pembunuh kapal induk andalan China . Misil sepanjang 42 kaki, yang diluncurkan dari transporter-erector-launcher (TEL), dapat membawa hulu ledak dua ton—konvensional atau nuklir—sejauh 2.500 mil.

DF-26 yang diluncurkan dari pangkalan di daratan China dapat menghantam lapangan udara Taiwan beberapa jam sebelum pasukan invasi China melintasi Selat Taiwan. Jika Beijing membuat "permainan" untuk beberapa pulau yang disengketakan di Laut China Selatan dan Timur, Beijing dapat mencoba memperlambat tanggapan Amerika dengan melemparkan DF-26 ke pangkalan pesawat pembom Angkatan Udara AS di Guam.

Artinya, berapa banyak DF-26 yang dimiliki China. Sayang sekali Pentagon tampaknya payah menghitung mereka. Inilah yang jadi misteri karena bisa jadi momok bagi militer AS dan Taiwan. (Baca: China Tembakkan Rudal Pembunuh Kapal Induk, Peringatan untuk AS )

Para pemimpin Republik Rakyat China (RRC) bertahun-tahun lalu memutuskan bahwa rudal atau pun roket adalah cara yang murah dan mudah untuk dengan cepat menutup celah antara senjata China dan Amerika di Pasifik barat. "Kekuatan rudal konvensional berbasis darat yang kuat dari RRC melengkapi ukuran dan kemampuan yang semakin besar dari kemampuan serangan presisi berbasis udara dan laut," kata Departemen Pertahanan AS dalam laporannya berjudul "Military and Security Developments Involving the People’s Republic of China 2020".

DF-26 bukanlah satu-satunya misil konvensional di gudang Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLARF). Ada rudal balistik jarak pendek DF-11, DF-15 dan DF-16 dan rudal balistik jarak menengah DF-21. DF-26 dikategorikan sebagai rudal balistik jarak menengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Mencekam! Langit Kanada...
Mencekam! Langit Kanada Berubah Jadi Oranye akibat Kebakaran Hutan Dahsyat
Rekomendasi
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved