Hizbullah Hujani Israel Roket, Zionis Meradang dan Siap Perang

Sabtu, 22 Maret 2025 - 17:33 WIB
loading...
Hizbullah Hujani Israel...
Israel dihujani roket Hizbullah. Foto/Gil Cohen Magen/Xinhua
A A A
BEIRUT - Untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, roket telah diluncurkan dari Lebanon ke Israel utara. Ya, roket tersebut berhasil dicegat dan tidak ada korban jiwa. Namun, ini merupakan perkembangan yang signifikan dan eskalasi yang serius.

Israel juga langsung melakukan penembakan artileri di beberapa lokasi di Lebanon selatan. Pesawat tempur Israel melakukan penerbangan intensif di wilayah selatan.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa Metulla – kota perbatasan di Israel utara yang menjadi sasaran roket tersebut, adalah “sama” dengan ibu kota Lebanon, Beirut.

Jadi, apakah ia mengisyaratkan akan ada serangan di Beirut? Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab, tetapi banyak yang percaya Israel menyalahkan Hizbullah, dan banyak yang percaya bahwa Israel akan menjadi satu-satunya aktor yang mampu melakukan ini dari wilayah tersebut.

Panglima militer Israel Eyal Zamir telah memperingatkan bahwa militer akan "menanggapi dengan tegas" setelah militer mengatakan telah mencegat tiga roket yang ditembakkan dari Lebanon.

"[Tentara] akan menanggapi dengan tegas serangan pagi itu," kata Zamir dalam sebuah pernyataan. "Negara Lebanon bertanggung jawab untuk menegakkan perjanjian tersebut."

Baca Juga: Gencatan Senjata Versi Trump Jadi Pertaruhan Besar Putin

Sementara itu, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam merilis sebuah pernyataan yang memperingatkan tentang potensi pertempuran baru setelah gencatan senjata selama tiga bulan.

"Semua tindakan keamanan dan militer harus diambil untuk menunjukkan bahwa Lebanon memutuskan masalah perang dan perdamaian," kata Salam, dilansir Al Jazeera.

Serangan berisiko "menyeret negara itu ke dalam perang baru, yang akan membawa kesengsaraan bagi Lebanon dan rakyat Lebanon", katanya.

Insiden terbaru ini mengancam gencatan senjata yang sudah rapuh yang mengakhiri pertempuran selama setahun antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon.

Sebelumnya, Mantan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menyoroti serangan roket terhadap Israel, menuduh Perdana Menteri Netanyahu gagal memulihkan keamanan.

“Roket dari Gaza, Yaman, dan Lebanon dalam satu hari,” tulis Lieberman, yang mengepalai partai konservatif Israel Yisrael Beiteinu. “Perdana menteri 7 Oktober membahayakan keamanan Israel.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Berita Terkini
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved