Taiwan Khawatir Diinvasi China pada 2027, Kenapa Tahun Itu?

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:27 WIB
loading...
A A A
“Latihan Han Kuang selalu menetapkan jangka waktu satu hingga dua tahun ke depan, karena perolehan senjata dan pelatihan baru memerlukan latihan berulang untuk validasi,” katanya kepada wartawan pada Rabu, saat bersiap untuk berbicara di hadapan anggota Parlemen.

Tidak jelas bagaimana penetapan tahun 2027 akan mengubah program latihan, atau apakah tahun tersebut sebenarnya lebih merupakan sinyal politik.

Memfokuskan latihan tahun ini untuk menghadapi potensi invasi China pada 2027 dapat menjadi taktik untuk mengatasi kebuntuan di Parlemen Taiwan yang terpecah, di mana partai-partai oposisi menantang rencana pengeluaran militer tertentu, menurut Jack Chen, direktur Formosa Defense Vision, sebuah kelompok advokasi.

“Hal ini dapat membuat partai-partai oposisi dan publik merasa bahwa peningkatan anggaran militer merupakan kebutuhan mendesak,” katanya.

Presiden China Xi Jinping telah menetapkan tujuan bagi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk menjadi "militer modern" pada tahun 2027, dan menjadi pasukan kelas dunia pada tahun 2047.

Pejabat Amerika Serikat (AS) juga telah mengeklaim pada tahun lalu bahwa China sedang bersiap untuk menginvasi Taiwan pada tahun 2027, dengan mengutip bukti-bukti produksi pesawat tempur, kapal perang, dan upaya Beijing untuk menggandakan inventaris rudal balistik dan jelajahnya sejak tahun 2020.

Pejabat Taiwan sebelumnya telah menepis penilaian AS tersebut, dengan Koo mengatakan pada tahun 2023 bahwa China tidak akan siap untuk melakukan operasi pendaratan amfibi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
60 Negara Resmi Kena...
60 Negara Resmi Kena Tarif Impor Baru Trump, Ini Dampaknya ke Dompet Warga AS
Penyebaran Sangat Cepat,...
Penyebaran Sangat Cepat, Wabah Ebola di RD Kongo Catat 3.200 Kasus dan 1.405 Kematian
Pesawat Boeing 737 Max...
Pesawat Boeing 737 Max Bermasalah, Kursi Penumpang Perlu Dicek dan Dipasang Ulang
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Myanmar Tundukkan Filipina 4-1
Kebakaran di Dekat Pasar...
Kebakaran di Dekat Pasar Kebayoran Lama, 185 Personel Damkar Dikerahkan
Qualcomm Umumkan Harga...
Qualcomm Umumkan Harga Smartphone Premium Akan Naik September Ini
Berita Terkini
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved