Mengapa Rusia Minta Jaminan Keamanan selama Perundingan Damai dengan Ukraina?

Selasa, 18 Maret 2025 - 04:40 WIB
loading...
Mengapa Rusia Minta...
Rusia meminta jaminan keamanan selama perundingan damai dengan Ukraina. Foto/X
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan bahwa mereka akan menuntut jaminan keamanan yang “kuat” selama perundingan tentang penyelesaian di Ukraina, karena perundingan terus berlanjut mengenai kemungkinan gencatan senjata Moskow-Kyiv selama 30 hari yang diusulkan oleh AS.

Mengapa Rusia Minta Jaminan Keamanan selama Perundingan Damai dengan Ukraina?

1. Menginginkan perdamaian Abadi

“Kami akan menuntut agar jaminan keamanan yang kuat menjadi bagian dari perjanjian ini. Karena hanya melalui pembentukannya, perdamaian abadi di Ukraina dapat dicapai dan, secara umum, memperkuat keamanan regional,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko dalam sebuah wawancara dengan surat kabar harian Izvestia.

2. Ukraina Tak Boleh Jadi Anggota NATO

Mengekspresikan bahwa sebagian dari jaminan ini harus mencakup status netral Ukraina dan penolakan NATO untuk menerima Kyiv sebagai negara anggota, Grushko mengatakan NATO bersikap "lebih agresif" melalui tindakan militernya.

Grushko menegaskan kembali keberatan Rusia terhadap pengerahan pasukan penjaga perdamaian di Ukraina, mendefinisikan penjagaan perdamaian dan NATO sebagai "hal yang tidak sesuai."

"Mereka banyak membanggakan bahwa itu adalah aliansi pertahanan, tetapi sejarah aliansi yang sebenarnya terdiri dari operasi militer, serangkaian agresi tanpa alasan apa pun, hanya untuk sekali lagi menegaskan hegemoninya dalam urusan dunia dan regional," katanya.

Baca Juga: Perintahkan Pasukan di Kursk untuk Terus Berperang, Ukraina Tolak Pengampunan dari Putin

3. Tidak Ada Pasukan Penjaga Perdamaian

Wakil menteri luar negeri mengklaim bahwa pengenalan topik pasukan penjaga perdamaian di Ukraina oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron berupaya untuk "mengalihkan perhatian publik dari masalah dalam negeri."

Ia lebih lanjut mengatakan Moskow juga memiliki sikap "sangat skeptis" terhadap keterlibatan OSCE dalam kemungkinan misi penjaga perdamaian, tetapi kehadiran misi sipil di Ukraina dimungkinkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved