30 Negara Siap Bergabung Dalam Koalisi Ukraina, tapi Kenapa Rusia Tak Akan Gentar?
Senin, 17 Maret 2025 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa ia telah memerintahkan Menteri Pertahanannya Rustem Umerov untuk membentuk tim negosiator yang akan "berinteraksi dengan mitra mengenai semua rincian sistem keamanan yang dibutuhkan Ukraina, dan mengenai penerapan keputusan yang disetujui di tingkat militer-politik."
Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial, eksternal, ia mengatakan bahwa tim tersebut akan berangkat ke London minggu ini untuk mengambil bagian dalam pertemuan "perwakilan militer."
Para panglima militer dari "koalisi yang bersedia" Inggris diperkirakan akan bertemu di London pada hari Kamis untuk membahas rencana pasukan penjaga perdamaian di Ukraina jika gencatan senjata disetujui. Namun, tidak jelas apakah Zelensky merujuk pada pertemuan yang sama.
Zelensky juga mengatakan bahwa ia telah bertemu Umerov dan Kepala Staf Umum yang baru diangkat, Andriy Hnatov, untuk membahas "situasi di garis depan dan juga interaksi dengan mitra terkait jaminan keamanan untuk Ukraina."
Saat Kremlin mengonfirmasi bahwa Presiden Putin dan Trump akan berunding pada hari Selasa, para pejabat AS berusaha terdengar positif tentang kesepakatan gencatan senjata.
Namun, ada baiknya mempertimbangkan nada komentar yang datang dari Moskow saat ini. Kedengarannya sangat optimis.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko baru saja memberikan wawancara panjang kepada surat kabar Izvestia. Di dalamnya, ia mengklaim perang di Ukraina telah menunjukkan kepada NATO dan UE bahwa mereka "meremehkan" Rusia dan "membuat kesalahan besar dengan bertaruh bahwa mereka dapat menyebabkan kekalahan strategis kita".
Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial, eksternal, ia mengatakan bahwa tim tersebut akan berangkat ke London minggu ini untuk mengambil bagian dalam pertemuan "perwakilan militer."
Para panglima militer dari "koalisi yang bersedia" Inggris diperkirakan akan bertemu di London pada hari Kamis untuk membahas rencana pasukan penjaga perdamaian di Ukraina jika gencatan senjata disetujui. Namun, tidak jelas apakah Zelensky merujuk pada pertemuan yang sama.
Zelensky juga mengatakan bahwa ia telah bertemu Umerov dan Kepala Staf Umum yang baru diangkat, Andriy Hnatov, untuk membahas "situasi di garis depan dan juga interaksi dengan mitra terkait jaminan keamanan untuk Ukraina."
Saat Kremlin mengonfirmasi bahwa Presiden Putin dan Trump akan berunding pada hari Selasa, para pejabat AS berusaha terdengar positif tentang kesepakatan gencatan senjata.
Namun, ada baiknya mempertimbangkan nada komentar yang datang dari Moskow saat ini. Kedengarannya sangat optimis.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko baru saja memberikan wawancara panjang kepada surat kabar Izvestia. Di dalamnya, ia mengklaim perang di Ukraina telah menunjukkan kepada NATO dan UE bahwa mereka "meremehkan" Rusia dan "membuat kesalahan besar dengan bertaruh bahwa mereka dapat menyebabkan kekalahan strategis kita".
Lihat Juga :