Perintahkan Pasukan di Kursk untuk Terus Berperang, Ukraina Tolak Pengampunan dari Putin

Senin, 17 Maret 2025 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Profil Anatoliy Barhylevych, Kepala Staf AD Ukraina yang Dicopot karena Gagal Melawan Rusia

“Operasi di Wilayah Kursk merupakan faktor penting dan pokok bahasan utama dalam negosiasi perdamaian di masa mendatang,” tambahnya.

Nasib pasukan Ukraina yang bertempur di Kursk dibahas oleh Presiden Rusia Vladimir Putin awal minggu ini. Berbicara dalam konferensi pers pada hari Kamis, ia mengatakan bahwa ia terbuka terhadap gagasan gencatan senjata selama 30 hari yang diusulkan oleh Washington dan Kiev dalam pembicaraan terakhir mereka di Arab Saudi, tetapi menekankan bahwa masalah pasukan penyerang, antara lain, harus diselesaikan sebelum Moskow dapat menyetujuinya.

Pada hari Jumat, Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa "ribuan tentara Ukraina dikepung sepenuhnya oleh militer Rusia dan berada dalam posisi yang sangat buruk dan rentan" di Wilayah Kursk dan mendesak Moskow untuk "mengampuni" nyawa mereka. Sebagai tanggapan, Putin menawarkan kepada para prajurit jaminan keselamatan dan perlakuan yang penuh belas kasihan jika mereka menyerah.

Sementara itu, Kiev dengan tegas membantah bahwa pasukannya di Wilayah Kursk dikepung. Dalam sebuah posting di Telegram pada hari Sabtu, pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky mengakui bahwa situasi di daerah itu "sulit" bagi Ukraina tetapi menyatakan bahwa "tidak ada pengepungan terhadap pasukan kami."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Pesawat Boeing 737 Max...
Pesawat Boeing 737 Max Bermasalah, Kursi Penumpang Perlu Dicek dan Dipasang Ulang
Rekomendasi
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Cegah Likuidasi Paksa,...
Cegah Likuidasi Paksa, Tes Insolvensi Ganda Mendesak Diterapkan dalam UU Kepailitan
Chery Kirim Sinyal Kuat...
Chery Kirim Sinyal Kuat Kehadiran J6 Series di GIIAS 2026
Berita Terkini
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Infografis
Pasukan Israel Usir...
Pasukan Israel Usir Pasien dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved