Siapa Daniel Kahneman? Pemenang Nobel Ekonomi yang Memilih Bunuh Diri karena Tidak Suka Hidup di Usia Tua

Senin, 17 Maret 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
"Tetapi saya bukan pembaca pikiran. Dugaan terbaik saya adalah dia merasa dirinya hancur, secara kognitif dan fisik. Dan dia benar-benar ingin menikmati hidup dan berharap hidup akan semakin tidak menyenangkan. Saya menduga dia menghitung kalkulus hedonis kapan beban hidup akan mulai lebih berat daripada manfaatnya – dan dia mungkin meramalkan penurunan yang sangat tajam di awal usia 90-an.”

Tetlock menambahkan, “Saya belum pernah melihat kematian yang direncanakan lebih baik daripada yang dirancang Danny.”

3. Ingin Mati dengan Bahagia

Dalam email Kahneman, dia menulis, “Saya percaya sejak remaja bahwa kesengsaraan dan penghinaan di tahun-tahun terakhir hidup adalah hal yang berlebihan, dan saya bertindak berdasarkan keyakinan itu.

“Saya masih aktif, menikmati banyak hal dalam hidup (kecuali berita harian) dan akan meninggal dengan bahagia,” katanya. “Tetapi ginjal saya sudah hampir rusak, frekuensi gangguan mental meningkat, dan saya berusia sembilan puluh tahun. Sudah waktunya untuk pergi.”

4. Masih Melakukan Penelitian di Akhir Hidupnya

Menurut laporan WSJ oleh Jason Zweig, Kahneman tidak menjalani dialisis saat itu. Dia telah mengerjakan beberapa makalah penelitian minggu itu.

“Tidak mengherankan, beberapa orang yang mencintaiku lebih suka aku menunggu sampai jelas bahwa hidupku tidak layak diperpanjang. Namun, aku membuat keputusan itu justru karena aku ingin menghindari keadaan itu, jadi itu harus terlihat prematur. Aku berterima kasih kepada beberapa orang yang aku ajak berbagi lebih awal, yang semuanya dengan enggan datang untuk mendukungku,” lanjut emailnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Kris Dayanti Borong...
Kris Dayanti Borong 2 Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
KONI Pusat Yakin Indonesia...
KONI Pusat Yakin Indonesia Cycling Mampu Berprestasi di Asian Games 2026
Berita Terkini
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved