16 Pemberontak Tewas dan 100 Penumpang Dibebaskan dalam Aksi Penyanderaan Kereta Api di Pakistan

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:21 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

Seorang pejabat senior militer mengonfirmasi kepada BBC bahwa ada lebih dari 100 personel militer yang bepergian dari Quetta dengan kereta itu.

Pihak berwenang Pakistan - serta beberapa negara Barat, termasuk Inggris dan AS - telah menetapkan BLA sebagai organisasi teroris.

Kelompok ini telah melancarkan pemberontakan selama puluhan tahun untuk memperoleh kemerdekaan dan telah melancarkan banyak serangan mematikan, yang sering kali menargetkan kantor polisi, jalur kereta api, dan jalan raya.

Pada hari Selasa, kelompok tersebut memperingatkan tentang "konsekuensi berat" jika ada upaya penyelamatan terhadap mereka yang ditawan.

Peta menunjukkan lokasi serangan di Pakistan pada peta bersama dengan negara tetangga Afghanistan dan India

"Saya tidak dapat menemukan kata-kata untuk menggambarkan bagaimana kami berhasil melarikan diri. Itu mengerikan," kata Muhammad Bilal, salah satu sandera yang dibebaskan, kepada kantor berita AFP.

Allahditta, penumpang lainnya, mengatakan bahwa ia diizinkan pergi karena kondisi jantungnya. Pria berusia 49 tahun itu mengingat bagaimana orang-orang "mulai bersembunyi di bawah kursi karena panik" ketika para penyerang menyerbu kereta.

Seorang pejabat kereta api setempat di Quetta sebelumnya mengatakan kepada BBC bahwa sekelompok 86 penumpang - termasuk wanita dan anak-anak - berhasil turun dari kereta dan berjalan kaki ke stasiun kereta api terdekat, Panir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
Istana Buckingham Buka...
Istana Buckingham Buka Lowongan Videografer Kerajaan, Berapa Gajinya?
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
Berita Terkini
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Infografis
726 Tentara Israel Tewas...
726 Tentara Israel Tewas dan 4.576 Luka dalam Perang Melawan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved