16 Pemberontak Tewas dan 100 Penumpang Dibebaskan dalam Aksi Penyanderaan Kereta Api di Pakistan

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:21 WIB
loading...
A A A
Pejabat itu mengatakan kelompok itu terdiri dari penduduk setempat dari provinsi Balochistan.

Seorang pria, yang saudara iparnya masih ditahan di kereta, menggambarkan penantian yang menyiksa. Dia mengatakan dia telah mencoba menyetir ke daerah itu, tetapi banyak jalan ditutup.

Sementara itu, keluarga penumpang yang cemas berusaha mendapatkan informasi tentang orang yang mereka cintai dari loket di stasiun kereta api Quetta.

Putra salah satu penumpang, Muhammad Ashraf, yang meninggalkan Quetta menuju Lahore pada Selasa pagi, mengatakan kepada BBC Urdu bahwa dia tidak dapat menghubungi ayahnya.

Kerabat lainnya mengatakan dia "sangat khawatir" tentang sepupunya dan anak kecilnya, yang bepergian dari Quetta ke Multan untuk menjemput seorang anggota keluarga.

"Tidak seorang pun memberi tahu saya apa yang terjadi atau apakah mereka aman," kata Imran Khan kepada kantor berita Reuters.

Para pejabat mengatakan mereka belum berkomunikasi dengan siapa pun di kereta.

Daerah itu tidak memiliki jangkauan jaringan internet dan seluler.

Balochistan adalah provinsi terbesar di Pakistan dan terkaya dalam hal sumber daya alam, tetapi merupakan yang paling kurang berkembang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Dalam Semalam, 100 Drone...
Dalam Semalam, 100 Drone Ukraina Berhasil Jatuh di Wilayah Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved