90% Penduduk Gaza Kekurangan Air akibat Blokade Baru Israel

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:01 WIB
loading...
90% Penduduk Gaza Kekurangan...
Warga Palestina mengantre untuk mengambil air di kamp pengungsi di Gaza. Foto/Mahmoud Ajjour/The Palestine Chronicle
A A A
GAZA - Kekurangan air yang parah di Jalur Gaza telah mencapai tingkat kritis, dengan hanya satu dari sepuluh warga Palestina saat ini yang dapat mengakses air minum yang aman.

Dana Anak-anak PBB (UNICEF) memperingatkan hal itu pada hari Senin (10/3/2025).

UNICEF telah memperingatkan 90% warga Palestina di Gaza tidak memiliki akses ke air minum yang aman.

Menurut pejabat UNICEF di Gaza Rosalia Bollen, 600.000 orang yang telah mendapatkan kembali akses air sejak November 2024, sekali lagi terputus.

“Sangat penting bagi ribuan keluarga dan anak-anak untuk memulihkan hubungan ini,” papar Bollen.

Badan-badan PBB memperkirakan 1,8 juta orang, lebih dari setengahnya adalah anak-anak, sangat membutuhkan bantuan air, sanitasi, dan kebersihan, menurut laporan Berita PBB.

Bantuan Kemanusiaan Kritis


UNRWA juga telah memperingatkan situasinya “mirip dengan yang terjadi pada Oktober 2023.”

“Keputusan Israel melarang masuknya bantuan kemanusiaan dan pasokan komersial ke Gaza hampir sepuluh hari lalu mengancam kehidupan dan kelangsungan hidup warga sipil di Gaza, yang hanya memiliki sedikit waktu istirahat dari 16 bulan perang brutal," ujar Philippe Lazzarini, Komisaris Jenderal UNRWA.

Lazzarini mencatat, “Perjanjian gencatan senjata telah menunjukkan kapan pun ada kemauan politik, bantuan kemanusiaan dapat disalurkan tanpa hambatan dan tanpa gangguan."

"Sangat penting bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke Gaza lagi, untuk mempertahankan kemajuan yang telah dicapai selama fase pertama gencatan senjata dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat," papar dia.

Blokade Bantuan


Fase pertama perjanjian gencatan senjata, yang mulai berlaku pada tanggal 19 Januari, berakhir pada hari Sabtu, setelah itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan, "Masuknya semua barang dan pasokan ke Jalur Gaza akan dihentikan."

Lazzarini mengatakan dia menyuarakan seruan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk "pembebasan semua sandera dengan segera, tanpa syarat, dan bermartabat, pembebasan tahanan Palestina secara bermartabat sebagaimana disepakati sebelumnya, dan agar gencatan senjata dapat dilaksanakan."

Situasi Tepi Barat


Dia juga menyoroti situasi di Tepi Barat yang menurutnya "sangat berdampak pada warga Palestina, terutama di wilayah utara."

“Beberapa kamp pengungsian telah hampir kosong, menyebabkan sekitar 40.000 Pengungsi Palestina mengungsi," ujar dia.

"Ini adalah pengungsian warga Palestina terbesar di Tepi Barat sejak 1967," papar Lazzarini.

Dia menekankan, “Pembongkaran bangunan dalam skala besar, termasuk kawasan permukiman, mengkhawatirkan. Orang-orang tidak punya tempat untuk kembali."

Tentara Israel telah melakukan serangan militer intensif di Tepi Barat utara sejak 21 Januari, menewaskan 65 warga Palestina.

Baca juga: Bagaimana Sikap Wapres Filipina setelah Bapaknya, Eks Presiden Duterte Ditangkap?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Program Magang Nasional Rangkul Difabel, Pengamat: Terobosan Paling Progresif
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Kerugian Finansial yang...
Kerugian Finansial yang Dialami Israel Akibat Kebakaran Dahsyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved