Ukraina Akui Jet tempur F-16 Barat Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Rabu, 12 Maret 2025 - 09:51 WIB
loading...
Jet tempur F-16. Foto/wikipedia
A
A
A
KIEV - Jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS) yang dipasok ke Ukraina oleh negara-negara Barat tidak dapat sepenuhnya bersaing dengan jet tempur multiperan Su-35 Rusia dalam pertempuran udara, menurut juru bicara Angkatan Udara Ukraina Yuri Ignat.
Washington menyetujui pengiriman F-16 ke Kiev pada pertengahan 2023, yang memungkinkan sekutu NATO untuk mengirim jet tempur dan melatih pilot Ukraina.
Berbicara kepada saluran TV Ukraina Novosti.Live pada hari Selasa, Ignat menunjukkan, “Modifikasi yang dimiliki Ukraina tidak dapat bersaing satu lawan satu dalam pertempuran udara. Kita membutuhkan pendekatan yang komprehensif karena Su-35 (Rusia) adalah jet yang relatif baru…”
“Ini termasuk pertahanan udara berbasis darat, sistem peperangan elektronik, dan idealnya, radar udara. Yang juga penting adalah radar onboard untuk pesawat kami dan rudal udara-ke-udara,” papar dia.
Belgia, Denmark, Belanda, dan Norwegia telah berjanji memasok Ukraina dengan 80 pesawat F-16, meskipun sebagian besar akan memakan waktu bertahun-tahun untuk tiba.
Pada tahun 2024, Ukraina menerima sekitar 18 pesawat, tetapi satu F-16 hilang pada bulan Agustus ketika seorang pilot veteran tewas dalam kecelakaan.
Penyebab kecelakaan masih belum jelas, dengan spekulasi tentang tembakan dari rudal Patriot yang disediakan Barat.
Washington menyetujui pengiriman F-16 ke Kiev pada pertengahan 2023, yang memungkinkan sekutu NATO untuk mengirim jet tempur dan melatih pilot Ukraina.
Berbicara kepada saluran TV Ukraina Novosti.Live pada hari Selasa, Ignat menunjukkan, “Modifikasi yang dimiliki Ukraina tidak dapat bersaing satu lawan satu dalam pertempuran udara. Kita membutuhkan pendekatan yang komprehensif karena Su-35 (Rusia) adalah jet yang relatif baru…”
“Ini termasuk pertahanan udara berbasis darat, sistem peperangan elektronik, dan idealnya, radar udara. Yang juga penting adalah radar onboard untuk pesawat kami dan rudal udara-ke-udara,” papar dia.
Belgia, Denmark, Belanda, dan Norwegia telah berjanji memasok Ukraina dengan 80 pesawat F-16, meskipun sebagian besar akan memakan waktu bertahun-tahun untuk tiba.
Pada tahun 2024, Ukraina menerima sekitar 18 pesawat, tetapi satu F-16 hilang pada bulan Agustus ketika seorang pilot veteran tewas dalam kecelakaan.
Penyebab kecelakaan masih belum jelas, dengan spekulasi tentang tembakan dari rudal Patriot yang disediakan Barat.
Lihat Juga :