Pemukim Israel Curi Ratusan Domba Warga Badui Palestina di Tepi Barat
Rabu, 12 Maret 2025 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Dia melihat para pemukim memasuki rumah-rumah dan kemudian menggiring ratusan domba keluar dari kandang dan membawanya pergi. “Mereka mencuri semuanya,” ungkap dia.
Naif Tarif, yang mengaku kehilangan 250 domba dalam serangan itu, menunjukkan warga mencoba mengajukan pengaduan ke polisi tetapi menunggu berjam-jam sebelum diminta kembali keesokan harinya, dan hanya satu orang yang diizinkan berbicara dengan polisi tentang kehilangannya sendiri. "Domba-domba ini adalah hidup kami," ujar dia.
Ketika dimintai keterangan tentang insiden tersebut, militer Israel, yang memiliki kendali penuh atas Tepi Barat, merujuk masalah itu kepada polisi.
Pernyataan polisi Israel membantah insiden itu terjadi seperti yang dijelaskan. Petugas mengklaim seorang Palestina telah ditangkap dan diinterogasi dan mengaku mencuri 50 domba dari seorang pemilik peternakan Yahudi, yang telah dikembalikan.
“Pada saat yang sama, 15 domba milik seorang warga Palestina, yang telah bergabung dengan kawanan milik pemilik peternakan Yahudi, dikembalikan,” ujar polisi Israel.
Reuters tidak dapat menghubungi siapa pun dari pos-pos permukiman di dekat Ein Al-Auja dan seorang juru bicara Dewan Lembah Yordan, yang mewakili permukiman di daerah tersebut, tidak menanggapi permintaan komentar.
Semua permukiman dan pos-pos permukiman Israel ilegal menurut hukum internasional.
Baca juga: Mantan Presiden Filipina Duterte Naik Pesawat Menuju Den Haag usai Ditangkap
Naif Tarif, yang mengaku kehilangan 250 domba dalam serangan itu, menunjukkan warga mencoba mengajukan pengaduan ke polisi tetapi menunggu berjam-jam sebelum diminta kembali keesokan harinya, dan hanya satu orang yang diizinkan berbicara dengan polisi tentang kehilangannya sendiri. "Domba-domba ini adalah hidup kami," ujar dia.
Ketika dimintai keterangan tentang insiden tersebut, militer Israel, yang memiliki kendali penuh atas Tepi Barat, merujuk masalah itu kepada polisi.
Pernyataan polisi Israel membantah insiden itu terjadi seperti yang dijelaskan. Petugas mengklaim seorang Palestina telah ditangkap dan diinterogasi dan mengaku mencuri 50 domba dari seorang pemilik peternakan Yahudi, yang telah dikembalikan.
“Pada saat yang sama, 15 domba milik seorang warga Palestina, yang telah bergabung dengan kawanan milik pemilik peternakan Yahudi, dikembalikan,” ujar polisi Israel.
Reuters tidak dapat menghubungi siapa pun dari pos-pos permukiman di dekat Ein Al-Auja dan seorang juru bicara Dewan Lembah Yordan, yang mewakili permukiman di daerah tersebut, tidak menanggapi permintaan komentar.
Semua permukiman dan pos-pos permukiman Israel ilegal menurut hukum internasional.
Baca juga: Mantan Presiden Filipina Duterte Naik Pesawat Menuju Den Haag usai Ditangkap
(sya)
Lihat Juga :