Trump akan Telepon Putin, Usulkan Gencatan Senjata 30 Hari di Ukraina
Rabu, 12 Maret 2025 - 07:30 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump. Foto/Xinhua/Hu Yousong
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia kemungkinan akan mengadakan pembicaraan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pekan ini, dengan harapan Moskow akan menyetujui usulan gencatan senjata selama 30 hari dengan Ukraina.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan tak lama setelah delegasi Ukraina dan Amerika bertemu di Jeddah, Arab Saudi, di mana Kiev menyetujui usulan Washington untuk gencatan senjata dengan Moskow.
Presiden AS mengatakan mencapai kesepakatan seperti itu akan sangat membantu dalam mencapai kesepakatan akhir untuk mengakhiri konflik.
“Jadi, mudah-mudahan, (Putin) juga akan setuju. Dan saya benar-benar berpikir itu sudah mencapai 75%. Sisanya adalah mendokumentasikannya. Anda tahu, menegosiasikan posisi tanah, dan lain-lain,” ujar Trump.
Jika Rusia tidak menyetujui gencatan senjata, “kami akan terus maju,” ujar presiden AS, memperingatkan “banyak orang” akan terbunuh.
Pejabat Rusia dan AS diperkirakan akan mengadakan pertemuan “hari ini dan besok” untuk berunding, papar dia.
Tak lama setelah Trump menyampaikan pernyataannya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan kontak antara Moskow dan Washington dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan tak lama setelah delegasi Ukraina dan Amerika bertemu di Jeddah, Arab Saudi, di mana Kiev menyetujui usulan Washington untuk gencatan senjata dengan Moskow.
Presiden AS mengatakan mencapai kesepakatan seperti itu akan sangat membantu dalam mencapai kesepakatan akhir untuk mengakhiri konflik.
“Jadi, mudah-mudahan, (Putin) juga akan setuju. Dan saya benar-benar berpikir itu sudah mencapai 75%. Sisanya adalah mendokumentasikannya. Anda tahu, menegosiasikan posisi tanah, dan lain-lain,” ujar Trump.
Jika Rusia tidak menyetujui gencatan senjata, “kami akan terus maju,” ujar presiden AS, memperingatkan “banyak orang” akan terbunuh.
Pejabat Rusia dan AS diperkirakan akan mengadakan pertemuan “hari ini dan besok” untuk berunding, papar dia.
Tak lama setelah Trump menyampaikan pernyataannya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan kontak antara Moskow dan Washington dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan.
Lihat Juga :