Zelensky Temui Pangeran Mohammed bin Salman saat Ukraina Kewalahan Hadapi Rusia
Selasa, 11 Maret 2025 - 08:58 WIB
loading...
A
A
A
Pasukan Ukraina masih berada di bawah tekanan yang kuat. Pada hari Senin, penjaga perbatasan negara itu mengatakan pasukan Rusia berusaha menciptakan zona pertempuran aktif di wilayah timur laut Sumy, di seberang perbatasan dari Kursk.
"Kami telah mencatat bahwa di arah Novenke, musuh masih berusaha menciptakan zona permusuhan aktif di wilayah Ukraina, mencoba untuk mendapatkan pijakan di sana," kata juru bicara penjaga perbatasan Andriy Demchenko kepada televisi nasional Ukraina.
Di Kursk, Rusia juga mendekati kota Sudzha yang dikuasai Ukraina. Pada hari Minggu, staf umum Ukraina mengatakan telah menangkis serangan luar biasa oleh kelompok sabotase dan penyerang Rusia melalui pipa gas.
Sekitar 100 tentara Rusia menghabiskan waktu empat hari merangkak melalui pipa sepanjang sembilan mil (15 km) yang mengarah ke pinggiran Sudzha.
Mantan presiden Rusia Dmitry Medevdev mengeklaim pasukan Kyiv hampir dikepung dan akan segera diusir dari Kursk.
"Tutup kuali berasap hampir tertutup. Serangan terus berlanjut," tulisnya di Telegram.
Trump mengisyaratkan akhir pekan ini bahwa Ukraina mungkin tidak dapat bertahan dalam perang melawan Rusia, bahkan dengan dukungan dari AS.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, saat membela keputusannya untuk memangkas dukungan untuk Ukraina, dia berkata: "Ya, toh Ukraina mungkin tidak akan bertahan."
Trump juga mengatakan bahwa Zelensky mengambil uang dari AS di bawah pemerintahan Joe Biden seperti mengambil "permen dari bayi".
Dia mengulangi klaimnya bahwa Zelensky tidak bersyukur, tetapi menggambarkannya sebagai sosok "cerdas" dan "tangguh".
"Kami telah mencatat bahwa di arah Novenke, musuh masih berusaha menciptakan zona permusuhan aktif di wilayah Ukraina, mencoba untuk mendapatkan pijakan di sana," kata juru bicara penjaga perbatasan Andriy Demchenko kepada televisi nasional Ukraina.
Di Kursk, Rusia juga mendekati kota Sudzha yang dikuasai Ukraina. Pada hari Minggu, staf umum Ukraina mengatakan telah menangkis serangan luar biasa oleh kelompok sabotase dan penyerang Rusia melalui pipa gas.
Sekitar 100 tentara Rusia menghabiskan waktu empat hari merangkak melalui pipa sepanjang sembilan mil (15 km) yang mengarah ke pinggiran Sudzha.
Mantan presiden Rusia Dmitry Medevdev mengeklaim pasukan Kyiv hampir dikepung dan akan segera diusir dari Kursk.
"Tutup kuali berasap hampir tertutup. Serangan terus berlanjut," tulisnya di Telegram.
Trump mengisyaratkan akhir pekan ini bahwa Ukraina mungkin tidak dapat bertahan dalam perang melawan Rusia, bahkan dengan dukungan dari AS.
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, saat membela keputusannya untuk memangkas dukungan untuk Ukraina, dia berkata: "Ya, toh Ukraina mungkin tidak akan bertahan."
Trump juga mengatakan bahwa Zelensky mengambil uang dari AS di bawah pemerintahan Joe Biden seperti mengambil "permen dari bayi".
Dia mengulangi klaimnya bahwa Zelensky tidak bersyukur, tetapi menggambarkannya sebagai sosok "cerdas" dan "tangguh".
(mas)
Lihat Juga :