3 Kebijakan Xi Jinping yang Ramah bagi Umat Muslim di China, Salah Satunya Memperkenalkan Sinofikasi Islam

Kamis, 13 Maret 2025 - 00:10 WIB
loading...
3 Kebijakan Xi Jinping...
Presiden China XI Jinping membuat kebijakan yang diklaim ramah terhadap umat Muslim. Foto/Xinhua/Xie Huanchi
A A A
BEIJING - Presiden China Xi Jinping memberikan perhatian penting dalam membuat kebijakan terhadap umat Islam di negara tersebut. Terdapat sekitar 20 juta Muslim di China, yang secara resmi merupakan negara dengan jumlah penganut non-agama atau ateis, namun mengizinkan kebebasan beragama.

Sebagian besar warga Muslim China tinggal di barat laut negara itu, yang meliputi Xinjiang, Qinghai, Gansu dan Ningxia. Di bawah kepemimpinan Xi Jinping, Partai Komunis di China berupaya menyelaraskan agama dengan ideologi politik dan budaya China. Pada 2018, komite pusat Partai Komunis China menerbitkan dokumen yang merujuk pada kontrol dan konsolidasi masjid.

3 Kebijakan Xi Jinping yang Ramah bagi Umat Muslim di China, Salah Satunya Memperkenalkan Sinofikasi Islam

1. Mengutamakan Stabilitas

Melansir Radio Free Asia, saat mengunjungi Xinjiang untuk kedua kalinya hanya dalam waktu satu tahun pada 2023, Presiden Xi Jinping berjanji mempertahankan "stabilitas sosial yang diperoleh dengan susah payah" akan tetap menjadi prioritas utama, dan stabilitas itu harus digunakan untuk "menjamin pembangunan."

Xi mengatakan perlu untuk "menggabungkan pengembangan perjuangan antiterorisme dan antiseparatisme dengan dorongan untuk menormalkan pekerjaan stabilitas sosial dan supremasi hukum."

Ia juga memberi tahu para pejabat untuk lebih lanjut "mempromosikan Sinofikasi Islam" dan "secara efektif mengendalikan berbagai kegiatan keagamaan ilegal." Sinofikasi merupakan upaya utama Xi yang menekankan agar umat Islam di China memiliki identitas dan ciri khas ala negara tersebut.

Baca Juga: Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun, Berikut 6 Alasannya

2. Memperkuat Identitas China

Sementara kebutuhan para penganut agama harus terjamin, mereka harus bersatu erat dengan Partai Komunis dan pemerintah.

Xi Jinping menyerukan pendidikan dan bimbingan bagi orang-orang dari semua kelompok etnis untuk memperkuat identifikasi mereka dengan bangsa, budaya, dan Partai Komunis China.

“Dalam proses modernisasi ala China, kita akan lebih baik membangun Xinjiang yang indah, yang bersatu dan harmonis, kaya dan sejahtera.”

3. Pembangunan yang Merata

Pemimpin China menyebut Xinjiang sebagai "daerah inti dan pusat" dalam program pembangunan pelabuhan, rel kereta api, dan pembangkit listrik Tiongkok yang menghubungkannya dengan ekonomi yang membentang dari Asia Tengah hingga Eropa Timur.

Xinjiang berbatasan dengan Rusia, Afghanistan, dan Asia Tengah yang bergejolak, yang ingin dimasuki China melalui insentif ekonomi dan aliansi keamanan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved