Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun, Berikut 6 Alasannya

Minggu, 09 Maret 2025 - 21:49 WIB
loading...
A A A
"Angka-angka tidak menunjukkan hal itu," katanya. "Apakah itu ada? Ya. Namun, itu adalah kejadian langka. Sama halnya dengan apakah ada orang yang menjadi ekstremis Kristen, yang menjadi radikal di penjara, yang mungkin akan melakukan aksi terorisme? Ya."

5. Masuk Islam karena Perilaku Muslim

Menurut National Institute of Corrections (NIC), kekerasan akibat radikalisasi penjara oleh Muslim di AS merupakan kejadian langka dan hanya ada sedikit atau tidak ada bukti yang menunjukkan hal itu terjadi. Faktanya, kata Nsour, banyak orang yang pindah agama tertarik pada keyakinan mereka dengan mengamati bagaimana narapidana Muslim berperilaku.

"Mereka akan menyadari bahwa orang itu berbeda. Ia tidak terjebak dalam kebiasaan yang sama seperti orang lain di penjara," kata Nsour. "Jadi, mereka bertanya kepada mereka dan kemudian ia akan berkata, 'baiklah, itu Islam saya dan Islam saya mengajarkan saya tentang karakter saya.'"

6. Islam Mampu Mengubah Hidup

Kemudian, Anderson dibebaskan dari penjara pada bulan Juli setelah menjalani hukuman penuhnya. Pada sidang pembebasan bersyaratnya, ia mengatakan bahwa ketua penjara menyebutnya sebagai narapidana yang luar biasa.

Anderson memuji Islam karena telah menggambarkannya seperti itu dan karena mampu mengubah hidupnya. Sekarang di luar tembok penjara, Anderson merasa pekerjaannya baru saja dimulai dan ia bersyukur telah diberi kesempatan kedua.

"Saya percaya Tuhan memberi saya kesempatan kedua untuk datang ke sini untuk melayani kemanusiaan," katanya. "Karena nyawa orang yang saya renggut, ia tidak memiliki kesempatan kedua. Jadi, saya pikir saya berutang padanya. Saya berutang pada keluarganya. Saya berutang pada anak-anaknya untuk melakukan sesuatu dengan hidup saya."

Anderson sekarang bekerja di Yayasan Tayba dan menikmati kehidupan yang tenang dan penuh doa. Nsour mengatakan kepada CBS News bahwa selama 15 tahun ia melakukan ini, jarang sekali narapidana yang mencela Islam setelah mereka keluar dari penjara, yang menurutnya merupakan bukti bahwa itu bukan sekadar fase di balik jeruji besi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Darurat Utang, Setiap...
Darurat Utang, Setiap Kepala di AS Menanggung Beban Rp1,6 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved