Mampukah NATO Bertahan Tanpa Kehadiran AS? Ya, Eropa Akan Bergantung pada Turki

Minggu, 09 Maret 2025 - 00:10 WIB
loading...
A A A
Lough melihat keretakan itu tidak dapat diperbaiki.

"Begitu Anda mulai kehilangan sebagian dari komitmen itu, Anda secara efektif kehilangan semuanya," kata Lough.

Beberapa orang di kalangan Eropa mulai bertanya apakah Washington harus digambarkan "dalam beberapa hal sebagai musuh," katanya.

3. Eropa Akan Mengejar Ketertinggalannya

Namun beberapa analis mengatakan NATO tanpa AS bukanlah ide yang buruk.

"Begitu sekutu AS yakin bahwa mereka tidak dapat lagi mempercayai kemampuan AS untuk membela mereka saat keadaan mendesak, mereka akan bergegas untuk mengejar ketertinggalan dan berupaya mengembangkan kemampuan mereka sendiri," Moritz Graefrath, seorang peneliti pascadoktoral di bidang keamanan dan kebijakan luar negeri di William & Mary’s Global Research Institute, menulis dalam War on the Rocks tahun lalu.

“Dalam pengertian inilah — mungkin berlawanan dengan intuisi — penarikan pasukan AS akan menciptakan Eropa yang lebih kuat, bukan lebih lemah,” tulis Graefrath.

Perdana Menteri Polandia, anggota NATO, Donald Tusk, menganggap proses ini telah dimulai.

“Eropa secara keseluruhan benar-benar mampu memenangkan konfrontasi militer, keuangan, ekonomi dengan Rusia - kami lebih kuat,” katanya menjelang pertemuan puncak Uni Eropa minggu ini. “Kami hanya harus mulai mempercayainya. Dan hari ini tampaknya hal itu terjadi.”

4. Turki Jadi Andalan Utama Eropa

Secara konsep, militer Eropa bisa jadi tangguh.

Turki memiliki angkatan bersenjata NATO terbesar setelah Amerika Serikat, dengan 355.200 personel militer aktif, menurut Military Balance 2025, yang disusun oleh IISS. Diikuti oleh Prancis (202.200), Jerman (179.850), Polandia (164.100), Italia (161.850), Inggris (141.100), Yunani (132.000) dan Spanyol (122.200).

Turki juga memiliki personel militer terbanyak, yang merupakan mayoritas pasukan darat garis depan, dengan 260.200 personel, Prancis (113.800 personel), Italia (94.000 personel), Yunani (93.000 personel), Polandia (90.600 personel), Inggris (78.800 personel), Spanyol (70.200 personel), dan Jerman (60.650 personel), menurut laporan IISS.

Sebaliknya, ada sekitar 80.000 personel AS yang ditugaskan atau dikerahkan ke pangkalan-pangkalan di negara-negara NATO hingga Juni 2024, menurut laporan Juli 2024 dari Congressional Research Service (CRS).

Sebagian besar personel AS tersebut berada di Jerman (35.000 personel), Italia (12.000 personel), dan Inggris (10.000 personel), kata CRS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Berita Terkini
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved