Loyalis Assad dan Pasukan Suriah Perang Sengit, 48 Orang Tewas

Jum'at, 07 Maret 2025 - 09:20 WIB
loading...
Loyalis Assad dan Pasukan...
Orang-orang bersenjata loyalis presiden terguling Bashar al-Assad terlibat perang sengit dengan pasukan keamanan Suriah. Sebanyak 48 orang tewas. Foto/The New Arab
A A A
DAMASKUS - Orang-orang bersenjata loyalis presiden terguling Bashar al-Assad terlibat perang sengit dengan pasukan keamanan Suriah pada hari Kamis.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan pertempuran itu telah menewaskan 48 orang.

Pertempuran pecah di kota pesisir Jableh dan desa-desa di sekitarnya. "Ini adalah serangan paling keras terhadap otoritas baru sejak Assad digulingkan pada bulan Desember," kata kelompok pemantau perang Suriah tersebut, seperti dikutip The New Arab, Jumat (7/3/2025).

Baca Juga: Putin dan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa, Dulu Musuhan, Sekarang Teleponan

Menurut SOHR, orang-orang bersenjata pro-Assad menewaskan 16 personel keamanan Suriah. Sedangkan 28 orang loyalis Assad dan empat warga sipil juga tewas.

Pertempuran terjadi di provinsi pesisir Mediterania Latakia, jantung minoritas Alawite--yang dianggap sebagai benteng dukungan selama pemerintahan Assad.

"Salam serangan yang direncanakan dengan baik dan terencana, beberapa kelompok sisa milisi Assad menyerang posisi dan pos pemeriksaan kami, menargetkan banyak patroli kami di daerah Jableh," kata Mustafa Kneifati, seorang pejabat keamanan di Latakia.

"Serangan tersebut mengakibatkan banyak korban tewas dan luka-luka di antara pasukan kami," ujarnya, tanpa menyebutkan jumlah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Langka, Korsel Protes...
Langka, Korsel Protes Amerika soal Jet Tempur AS dan China Nyaris Bentrok
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
Konvoi Bobotoh Ricuh!...
Konvoi Bobotoh Ricuh! Bentrok Pecah di Sejumlah Kota
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
BEM Psikologi UI Sebut...
BEM Psikologi UI Sebut LGBT Bukan Penyimpangan, MUI: Kampus Harus Ajarkan Mental Spiritual
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Nonton Prambanan Jazz...
Nonton Prambanan Jazz Festival Makin Seru, Nikmati Promo dan Kemudahan Transaksi dari BRI!
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved