Penumpang Perempuan Tanggalkan Busana Hebohkan Penerbangan Southwest Airlines
Jum'at, 07 Maret 2025 - 08:37 WIB
loading...
Seorang penumpang perempuan menanggalkan busana di dalam penerbangan Southwest Airlines, menyebabkan penerbangan ditunda lebih dari satu jam. Foto/12News
A
A
A
HOUSTON - Penerbangan Southwest Airlines dari Houston ke Phoenix terpaksa ditunda lebih dari satu jam. Musababnya, ada seorang penumpang perempuan yang tiba-tiba menanggalkan busananya lalu mondar-mandir di lorong kabin sambil beteriak.
Penerbangan itu hendak lepas landas pada Senin sore. Namun, ulah penumpang perempuan itu memaksa penerbangan kembali ke gerbang.
Video yang diambil oleh penumpang lainnya dan ditayangkan oleh KPNX menunjukkan perempuan itu benar-benar menanggalkan pakaiannya, kemudian berjalan mondar-mandir di lorong kabin.
Baca Juga: Ketakutan Diancam Bom, American Airlines Pembawa 214 Orang Dikawal Jet Tempur
Menurut laporan KPNX, penerbangan dari Bandara Hobby di Houston tersebut ditunda selama lebih dari satu jam.
Departemen Kepolisian Houston, Amerika Serikat, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada NBC News pada hari Kamis (6/3/2025) bahwa mereka menerima panggilan pada pukul 15.30 sore CT pada hari Senin bahwa seorang penumpang menanggalkan pakaiannya dalam sebuah penerbangan dan menyebabkan gangguan.
Perempuan itu, kata polisi, dikeluarkan dari penerbangan dan dibawa ke Pusat Neuropsikiatri di Harris Health Ben Taub Hospital di Houston untuk evaluasi medis.
"Tidak ada tuntutan yang diajukan, jadi namanya tidak dirilis," kata polisi.
Southwest Airlines juga merilis pernyataan pada hari Kamis yang mengatakan bahwa aparat penegak hukum setempat menemui Penerbangan 733 setelah kembali ke gerbang karena situasi pelanggan di dalam pesawat.
"Tim kami telah menghubungi pelanggan di dalam pesawat untuk meminta maaf atas keterlambatan perjalanan mereka," kata pihak Southwest Airlines.
Dua penumpang, yang berbicara tanpa bersedia disebutkan namanya, mengatakan kepada KPNX bahwa penerbangan itu baru saja mulai meluncur ketika penumpang perempuan tersebut, yang masih berpakaian lengkap, berjalan ke bagian depan pesawat dan mulai berteriak.
"Itu sangat tidak nyaman dan sangat menakutkan," kata seorang penumpang.
"Saya ingat dia mengatakan bahwa dia ingin turun dari pesawat," kata penumpang lainnya.
Penumpang yang sama mengatakan perempuan itu berteriak bahwa dia bipolar dan mulai memukul bagian-bagian pesawat.
"Dia mulai, seperti, melompat-lompat, berteriak sekuat tenaga," kata mereka.
Beberapa penumpang terkejut mengetahui bahwa tidak ada tuntutan yang diajukan terhadap perempuan tersebut.
"Mengingat bahwa dia telanjang di depan sekelompok orang anak-anak dan siapa pun,” kata seorang penumpang.
Penerbangan itu hendak lepas landas pada Senin sore. Namun, ulah penumpang perempuan itu memaksa penerbangan kembali ke gerbang.
Video yang diambil oleh penumpang lainnya dan ditayangkan oleh KPNX menunjukkan perempuan itu benar-benar menanggalkan pakaiannya, kemudian berjalan mondar-mandir di lorong kabin.
Baca Juga: Ketakutan Diancam Bom, American Airlines Pembawa 214 Orang Dikawal Jet Tempur
Menurut laporan KPNX, penerbangan dari Bandara Hobby di Houston tersebut ditunda selama lebih dari satu jam.
Departemen Kepolisian Houston, Amerika Serikat, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada NBC News pada hari Kamis (6/3/2025) bahwa mereka menerima panggilan pada pukul 15.30 sore CT pada hari Senin bahwa seorang penumpang menanggalkan pakaiannya dalam sebuah penerbangan dan menyebabkan gangguan.
Perempuan itu, kata polisi, dikeluarkan dari penerbangan dan dibawa ke Pusat Neuropsikiatri di Harris Health Ben Taub Hospital di Houston untuk evaluasi medis.
"Tidak ada tuntutan yang diajukan, jadi namanya tidak dirilis," kata polisi.
Southwest Airlines juga merilis pernyataan pada hari Kamis yang mengatakan bahwa aparat penegak hukum setempat menemui Penerbangan 733 setelah kembali ke gerbang karena situasi pelanggan di dalam pesawat.
"Tim kami telah menghubungi pelanggan di dalam pesawat untuk meminta maaf atas keterlambatan perjalanan mereka," kata pihak Southwest Airlines.
Dua penumpang, yang berbicara tanpa bersedia disebutkan namanya, mengatakan kepada KPNX bahwa penerbangan itu baru saja mulai meluncur ketika penumpang perempuan tersebut, yang masih berpakaian lengkap, berjalan ke bagian depan pesawat dan mulai berteriak.
"Itu sangat tidak nyaman dan sangat menakutkan," kata seorang penumpang.
"Saya ingat dia mengatakan bahwa dia ingin turun dari pesawat," kata penumpang lainnya.
Penumpang yang sama mengatakan perempuan itu berteriak bahwa dia bipolar dan mulai memukul bagian-bagian pesawat.
"Dia mulai, seperti, melompat-lompat, berteriak sekuat tenaga," kata mereka.
Beberapa penumpang terkejut mengetahui bahwa tidak ada tuntutan yang diajukan terhadap perempuan tersebut.
"Mengingat bahwa dia telanjang di depan sekelompok orang anak-anak dan siapa pun,” kata seorang penumpang.
(mas)
Lihat Juga :