Donald Trump Tunjuk Bocah 13 Tahun Penyintas Kanker Otak sebagai Agen Secret Service
Kamis, 06 Maret 2025 - 10:08 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump tunjuk DJ Daniel, bocah 13 tahun penyintas kanker otak, sebagai agen kehormatan Secret Service. Foto/Screenshot video New York Post
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menunjuk bocah penyintas kanker otak berusia 13 tahun sebagai agen kehormatan Secret Service.
DJ Daniel adalah bocah yang mendapat penghormatan dari Presiden Trump selama pidatonya di sidang gabungan Kongres pada Selasa malam waktu Washington.
Pada hari Rabu, dia bertemu dengan Trump dan keduanya berbagi momen mesra lainnya.
Baca Juga: Tegang, China dan AS Saling Nyatakan Siap Perang Apa Pun
Daniel, seorang calon polisi, menerima tepuk tangan meriah di ruang Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Selasa malam setelah Trump mengejutkan remaja Houston itu dengan mengangkatnya sebagai agen kehormatan Secret Service.
Secret Service adalah dinas yang bertugas melindungi presiden dan para mantan presiden AS. Dinas ini mirip dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Indonesia.
Anggota terbaru Secret Service tersebut dan keluarganya bertemu dengan Trump di Oval Office pada keesokan harinya, di mana bocah lelaki itu memberikan kejutan untuk presiden.
"Ada satu hal lagi yang saya bawa untuk Anda—pelukan erat," kata Daniel kepada panglima tertinggi Amerika Serikat tersebut sebelum memeluknya.
DJ Daniel adalah bocah yang mendapat penghormatan dari Presiden Trump selama pidatonya di sidang gabungan Kongres pada Selasa malam waktu Washington.
Pada hari Rabu, dia bertemu dengan Trump dan keduanya berbagi momen mesra lainnya.
Baca Juga: Tegang, China dan AS Saling Nyatakan Siap Perang Apa Pun
Daniel, seorang calon polisi, menerima tepuk tangan meriah di ruang Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Selasa malam setelah Trump mengejutkan remaja Houston itu dengan mengangkatnya sebagai agen kehormatan Secret Service.
Secret Service adalah dinas yang bertugas melindungi presiden dan para mantan presiden AS. Dinas ini mirip dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Indonesia.
Anggota terbaru Secret Service tersebut dan keluarganya bertemu dengan Trump di Oval Office pada keesokan harinya, di mana bocah lelaki itu memberikan kejutan untuk presiden.
"Ada satu hal lagi yang saya bawa untuk Anda—pelukan erat," kata Daniel kepada panglima tertinggi Amerika Serikat tersebut sebelum memeluknya.
Lihat Juga :