Kenapa Amerika Ingin Keluar dari NATO? Berkaitan dengan Sikap Negara Eropa

Rabu, 05 Maret 2025 - 17:30 WIB
loading...
Kenapa Amerika Ingin...
AS ingin keluar NATO karena sikap Eropa. Foto/X/@nato
A A A
WASHINGTON - Kenapa Amerika ingin keluar dari NATO ? Pertanyaan tersebut belum lama ini sempat jadi perbincangan hangat setelah munculnya rencana baru dari Pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Pemberitaan terkait AS yang akan keluar dari NATO ini muncul setelah beberapa anggota parlemen Republik mengajukan sebuah RUU tentang keluarnya AS dari PBB.

Rencana ini bahkan didukung oleh Elon Musk yang mengungkapkan jika dirinya setuju jika ini sudah waktunya bagi AS untuk meninggalkan NATO dan PBB, dikutip dari Kyiv Independent.

Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan AS ingin untuk meninggalkan NATO? Padahal dalam sejarahnya, negeri paman sam inilah yang berkolaborasi dengan Eropa untuk menciptakan organisasi tersebut.

Alasan AS Ingin Keluar dari NATO

Pada masa jabatan pertamanya, Presiden Trump sesekali mengancam akan menarik diri dari NATO, menyingkirkan Amerika Serikat sebagai poros aliansi militer paling sukses di zaman modern.

Trump mengungkapkan jika salah satu alasannya keluar dari NATO adalah karena sekutu mereka yang tidak berlaku adil.

"Mereka harus membayar tagihan mereka," kata Trump kepada acara Meet the Press di NBC, dan mengatakan bahwa ia "pastinya akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan Amerika Serikat dari aliansi tersebut kecuali jika para anggota memperlakukan kami secara adil."

Tidak hanya Trump, beberapa pendukung dari Partai Republik juga menyerukan jika sebaiknya AS segera keluar dari NATO.

Para politisi partai Trump bernaung itu mengklaim bahwa organisasi tersebut tidak sejalan dengan agenda "America First" pemerintahan Trump.

Baca Juga: NATO Terancam Bubar, Eropa Bangun Koalisi Baru

Sejarah Pembentukan NATO

North Atlantic Treaty Organization (NATO) adalah aliansi pertahanan yang didirikan pada tahun 1949 untuk menghadapi ancaman Uni Soviet setelah Perang Dunia II. Organisasi ini beranggotakan negara-negara dari Amerika Utara dan Eropa yang berkomitmen untuk bekerja sama dalam bidang pertahanan dan keamanan.

Setelah Perang Dunia II berakhir pada tahun 1945, dunia memasuki era Perang Dingin, di mana terjadi ketegangan antara blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan blok Timur yang dikendalikan oleh Uni Soviet. Kekhawatiran akan ekspansi komunisme membuat negara-negara Barat merasa perlu membentuk aliansi pertahanan yang kuat.

Untuk itu, pada 4 April 1949, 12 negara termasuk AS menandatangani Perjanjian Atlantik Utara di Washington, D.C.

Prinsip utama dalam perjanjian ini adalah Pasal 5, yang menyatakan bahwa serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap semua anggota, sehingga mereka wajib membela satu sama lain.

Saat ini, NATO memiliki 31 anggota, dengan Finlandia sebagai anggota terbaru yang bergabung pada tahun 2023. Swedia juga telah mengajukan keanggotaan.

Aliansi ini terus berperan dalam menjaga keamanan Eropa, khususnya setelah Rusia menginvasi Ukraina pada tahun 2022.

NATO memperkuat kehadiran militernya di Eropa Timur dan memberikan dukungan bagi Ukraina dalam menghadapi agresi Rusia.

Meski begitu, AS di bawah pimpinan Trump justru menganggap organisasi ini mulai tidak adil karena bantuan mayoritas justru datang dari AS dan bukan negara Eropa. Hal inilah yang membuat pemerintah AS sangat ingin keluar dari NATO.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved