Ekonomi China Melambat, Denda Besar atas Pelanggaran Ringan Hantui Warga

Rabu, 05 Maret 2025 - 10:49 WIB
loading...
Ekonomi China Melambat,...
Imbas ekonomi melambat, denda besar atas pelanggaran ringan hantui warga China. Foto/Freedom House
A A A
JAKARTA - Seiring berlanjutnya perlambatan ekonomi China, sejumlah pemerintah daerah di negara tersebut menghadapi kesulitan keuangan. Kondisi ini mendorong mereka untuk mengadopsi berbagai taktik yang semakin imajinatif demi menghasilkan pendapatan, yang memberikan tekanan signifikan kepada masyarakat dan dunia usaha.

Dalam upaya mengisi pundi-pundi anggaran, sejumlah pemerintah daerah di China telah menggunakan berbagai sewenang-wenang, seperti mengenakan denda besar untuk pelanggaran ringan.

Dalam beberapa kasus ekstrem, pemerintah daerah melakukan penyitaan aset perusahaan swasta lintas provinsi—praktik yang secara umum disebut sebagai “long-distance fishing”.

Baca Juga: Krisis Populasi, Banyak Warga dan Ekspatriat Tinggalkan Kota Shanghai

Mengutip dari editorial The Hong Kong Post edisi Rabu (5/3/2025), praktik tersebut melibatkan pengiriman petugas penegak hukum ke wilayah lain untuk menyita aset bisnis, dengan fokus khusus pada penargetan perusahaan swasta di provinsi-provinsi yang berkembang pesat secara ekonomi.

Sebagai contoh, seorang perempuan tua di Shaanxi terkena denda mengejutkan sebesar 60.000 yuan hanya karena menjual 5 kilogram seledri.

Sementara itu, di distrik Daxing di Beijing, seorang distributor yang membeli kentang seharga 1,2 yuan per kilogram dan menjualnya seharga 2 yuan dikenai denda sebesar 300.000 yuan karena melanggar peraturan harga.

Di Guangxi, seorang petani yang memelihara dan menyembelih babi, lalu menjual dagingnya kepada kerabatnya seharga 2.000 yuan, dikenai denda sebesar 100.000 yuan.

Di provinsi Sichuan, seorang petani yang membangun jalan dengan biaya sendiri untuk membantu pertaniannya dikenai denda sebesar 40.000 yuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Tegang! Pesawat-Pesawat...
Tegang! Pesawat-Pesawat Militer AS Gentayangan di Sekitar Iran
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Perketat...
Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
Sambut Harlah ke-28,...
Sambut Harlah ke-28, PKB Fasilitasi Beasiswa Jejak Nusantara untuk Siswa Arus Kualan
Haaland Soroti VAR 3...
Haaland Soroti VAR 3 Menit saat Mbappe Gagal Penalti Lawan Maroko
Berita Terkini
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Infografis
Israel Minta Warga Lebanon...
Israel Minta Warga Lebanon Mengungsi, Serangan Besar Dimulai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved