Bagaimana Rencana Arab untuk Gaza Dilaksanakan dan Berapa Biayanya?
Rabu, 05 Maret 2025 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Pembangunan 200.000 unit rumah permanen tambahan untuk menampung 1,2 juta orang, sehingga jumlah total unit rumah permanen menjadi 460.000, cukup untuk 3 juta penduduk.
Pengembangan kawasan industri seluas 600 hektar.
Pembangunan:
Pelabuhan perikanan
Pelabuhan laut komersial
Bandara Internasional Gaza
Pelaksanaan tahap pertama jalan pesisir (Jalan Al-Rasheed), yang membentang sejauh 10 km.
Total pendanaan yang dibutuhkan untuk rencana rekonstruksi diperkirakan sebesar USD53 miliar, dibagi sebagai berikut:
USD3 miliar untuk pembersihan ranjau dan bom, pembersihan puing, perumahan sementara, dan restorasi sebagian bangunan yang rusak.
USD20 miliar untuk infrastruktur, bangunan layanan, unit perumahan permanen, dan rehabilitasi lahan pertanian.
USD30 miliar untuk menyelesaikan infrastruktur, membangun kawasan industri, pelabuhan, dan bandara.
Sumber pendanaan harus didiversifikasi dan dikoordinasikan, termasuk:
Badan-badan PBB, lembaga keuangan internasional, negara-negara donor, dana investasi, lembaga pembangunan, dan bank pembangunan.
Penanaman modal asing langsung dari perusahaan-perusahaan multinasional.
Organisasi masyarakat sipil, yang memainkan peran kunci dalam memobilisasi sumber daya keuangan untuk upaya pemulihan dan rekonstruksi.
Rencana tersebut menambahkan demi transparansi dan efisiensi, dana perwalian yang diawasi secara internasional akan dibentuk untuk mengelola komitmen keuangan dan mengawasi pengeluaran.
Baca juga: Rencana Mesir untuk Rekonstruksi Gaza Serukan Pengaturan Tata Kelola Transisi
Pengembangan kawasan industri seluas 600 hektar.
Pembangunan:
Pelabuhan perikanan
Pelabuhan laut komersial
Bandara Internasional Gaza
Pelaksanaan tahap pertama jalan pesisir (Jalan Al-Rasheed), yang membentang sejauh 10 km.
Bagaimana pendanaannya?
Total pendanaan yang dibutuhkan untuk rencana rekonstruksi diperkirakan sebesar USD53 miliar, dibagi sebagai berikut:
Tahap pemulihan awal:
USD3 miliar untuk pembersihan ranjau dan bom, pembersihan puing, perumahan sementara, dan restorasi sebagian bangunan yang rusak.
Tahap I rekonstruksi (hingga 2027):
USD20 miliar untuk infrastruktur, bangunan layanan, unit perumahan permanen, dan rehabilitasi lahan pertanian.
Tahap II rekonstruksi (hingga 2030):
USD30 miliar untuk menyelesaikan infrastruktur, membangun kawasan industri, pelabuhan, dan bandara.
Sumber pendanaan harus didiversifikasi dan dikoordinasikan, termasuk:
Badan-badan PBB, lembaga keuangan internasional, negara-negara donor, dana investasi, lembaga pembangunan, dan bank pembangunan.
Penanaman modal asing langsung dari perusahaan-perusahaan multinasional.
Organisasi masyarakat sipil, yang memainkan peran kunci dalam memobilisasi sumber daya keuangan untuk upaya pemulihan dan rekonstruksi.
Rencana tersebut menambahkan demi transparansi dan efisiensi, dana perwalian yang diawasi secara internasional akan dibentuk untuk mengelola komitmen keuangan dan mengawasi pengeluaran.
Baca juga: Rencana Mesir untuk Rekonstruksi Gaza Serukan Pengaturan Tata Kelola Transisi
(sya)
Lihat Juga :