Apakah Zelensky Akan Bermusuhan dengan Donald Trump?

Selasa, 04 Maret 2025 - 15:15 WIB
loading...
A A A
Zelensky membalas: “Dengan segala hormat kepada Presiden Donald Trump sebagai seorang pemimpin... ia hidup di ruang disinformasi ini... Kami berdiri kokoh dengan kedua kaki kami sendiri. Saya mengandalkan... persatuan Eropa dan pragmatisme Amerika."

Hubungan diharapkan mencair ketika kedua pemimpin bertemu pada hari Jumat, 28 Februari, tetapi sebaliknya, kunjungan Zelensky ke AS tampaknya hanya memperburuk situasi.

Pembicaraan dimulai dengan ramah tetapi pertukaran pendapat menjadi panas ketika Vance mengkritik Zelensky karena tidak berterima kasih atas dukungan AS.

“Apakah Anda pernah mengucapkan terima kasih sekali?” Vance bertanya kepada pemimpin Ukraina setelah menuduhnya "tidak sopan".

Zelensky mencoba menolak, yang mendorong Trump untuk meninggikan suaranya dan berkata: "Anda mempertaruhkan nyawa jutaan orang.

"Anda mempertaruhkan Perang Dunia Ketiga, dan apa yang Anda lakukan sangat tidak sopan terhadap negara ini, negara yang mendukung Anda jauh lebih banyak daripada yang dikatakan banyak orang," kata presiden AS.

Zelensky memperingatkan AS akan "merasakan akibatnya di masa mendatang" jika tidak terus mendukung Ukraina.

"Jangan beri tahu kami apa yang akan kami rasakan. Kami mencoba memecahkan masalah," balas Trump.

Zelensky kemudian meninggalkan Gedung Putih tanpa kesepakatan apa pun yang ditandatangani dan kembali ke Eropa untuk bertemu dengan para pemimpin lainnya.

Ia kemudian mencuit: "Kami sangat berterima kasih kepada Amerika Serikat atas semua dukungannya. Saya berterima kasih kepada Presiden Trump, Kongres atas dukungan bipartisan mereka, dan rakyat Amerika. Rakyat Ukraina selalu menghargai dukungan ini, terutama selama tiga tahun invasi besar-besaran ini.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Berita Terkini
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved