Meksiko Catat Kematian Pekerja Kesehatan Akibat Covid-19 Tertinggi di Dunia
Jum'at, 04 September 2020 - 06:25 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat, Brasil, dan India telah mendaftarkan jumlah kematian keseluruhan dan kasus Covid-19 terkonfirmasi tertinggi di dunia. Menurut data Reuters di antara ketiga negara itu, mereka telah mencatat lebih dari 14 juta kasus virus Corona dan hampir 387.000 kematian.(Baca juga: Negara Dibuka Lagi, Infeksi Covid-19 di India Capai 3,8 Juta Kasus )
Analisis Reuters terhadap data pemerintah Meksiko pada bulan Agustus menemukan bahwa risiko kematian petugas kesehatan di Meksiko empat kali lebih tinggi daripada di Amerika Serikat, dan delapan kali lebih tinggi daripada di Brasil.
Meksiko telah mencatat lebih dari 610.000 kasus dan hampir 66.000 kematian. Pemerintah Meksiko awal pekan ini mengatakan 102.494 petugas kesehatan telah tertular virus Corona dan jumlah kematian meningkat menjadi 1.378.
Pihak AI meminta lebih banyak bantuan untuk para pekerja, mengutip Brasil sebagai contoh tempat para profesional kesehatan mengeluh tentang kurangnya peralatan perlindungan.
"Sepanjang pandemi, pemerintah telah memuji petugas kesehatan sebagai pahlawan, tetapi pernyataan ini hampa ketika begitu banyak pekerja (kesehatan) yang meninggal karena kurangnya perlindungan dasar," tambah Cockburn.
Analisis Reuters terhadap data pemerintah Meksiko pada bulan Agustus menemukan bahwa risiko kematian petugas kesehatan di Meksiko empat kali lebih tinggi daripada di Amerika Serikat, dan delapan kali lebih tinggi daripada di Brasil.
Meksiko telah mencatat lebih dari 610.000 kasus dan hampir 66.000 kematian. Pemerintah Meksiko awal pekan ini mengatakan 102.494 petugas kesehatan telah tertular virus Corona dan jumlah kematian meningkat menjadi 1.378.
Pihak AI meminta lebih banyak bantuan untuk para pekerja, mengutip Brasil sebagai contoh tempat para profesional kesehatan mengeluh tentang kurangnya peralatan perlindungan.
"Sepanjang pandemi, pemerintah telah memuji petugas kesehatan sebagai pahlawan, tetapi pernyataan ini hampa ketika begitu banyak pekerja (kesehatan) yang meninggal karena kurangnya perlindungan dasar," tambah Cockburn.
(ber)
Lihat Juga :