Mampukah Eropa Melawan Rusia Tanpa Dukungan AS? Ini Analisisnya

Minggu, 02 Maret 2025 - 11:56 WIB
loading...
A A A
Komentar Presiden Trump menggarisbawahi kenyataan bahwa dia tidak berencana menempatkan pasukan Amerika di Ukraina untuk mengawasi gencatan senjata. Kehadiran AS akan bersifat ekonomi, untuk mengeksploitasi kepentingan pertambangan.

Dia bersugesti bahwa hal itu sendiri mungkin menjadi pencegah Rusia untuk menyerang lagi. Namun, bahkan pemerintahannya berpikir harus ada kekuatan keras juga—yang disediakan oleh pihak lain. Terserah negara-negara Eropa untuk melakukan itu. Pertanyaannya bukan hanya apakah Eropa memiliki kemauan: apakah Eropa juga memiliki jumlah pasukan?

Jawaban singkatnya adalah tidak. Itulah sebabnya Starmer telah mendesak jaminan keamanan AS tambahan dari militer paling kuat di dunia.

Inggris tidak sendirian dalam memangkas angkatan bersenjatanya sebagai tanggapan atas berakhirnya Perang Dingin.

Tren di Eropa itu perlahan-lahan berbalik, dengan lebih banyak negara meningkatkan pengeluaran pertahanan. Namun, Eropa sendiri tidak akan mampu menyediakan pasukan internasional sebanyak 100-200.000 orang, yang menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky diperlukan untuk mencegah Rusia menyerang lagi.

Sebaliknya, pejabat Barat mengatakan mereka mempertimbangkan pasukan sebanyak 30.000 orang. Jet tempur dan kapal perang Eropa akan membantu memantau wilayah udara dan jalur pelayaran Ukraina.

Pasukan itu akan difokuskan untuk memberikan "keyakinan" di lokasi-lokasi utama—kota-kota, pelabuhan, dan stasiun tenaga nuklir Ukraina. Mereka tidak akan ditempatkan di dekat garis depan saat ini di Ukraina Timur. Jet tempur dan kapal perang Eropa juga akan memantau wilayah udara dan jalur pelayaran Ukraina.

Namun, para pejabat Barat yang sama ini mengakui bahwa hal ini tidak akan cukup, oleh karena itu muncul seruan untuk dukungan AS –untuk memiliki keyakinan bahwa pasukan apa pun yang dikerahkan tidak akan ditantang oleh Rusia dan untuk memberikan keyakinan kepada Starmer bahwa dia dapat mengerahkan pasukan Inggris dengan aman.

Para pejabat percaya bahwa, paling tidak, AS dapat memberikan pengawasan kepada pasukan Eropa mana pun dengan "elemen komando dan kendali" dan jet tempur AS yang siap merespons dari pangkalan udaranya di Polandia dan Rumania. Eropa tidak dapat menandingi kemampuan pengawasan berbasis ruang angkasa atau pengumpulan intelijen Amerika.

Eropa juga dapat setuju untuk terus memasok senjata kepada Ukraina.

Meskipun Eropa baru-baru ini menyalip AS dalam hal proporsi senjata Barat yang dipasok ke Ukraina, di mana seorang sumber Barat mengatakan AS telah menyediakan yang terbaik—seperti rudal jarak jauh dan sistem pertahanan udara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved