Bagaimana Perdebatan Trump dan Zelenskky Masuk dalam Lingkaran Kematian?

Sabtu, 01 Maret 2025 - 14:18 WIB
loading...
A A A
"Pemerintahan Trump telah memutuskan aliansi antara AS dan Ukraina. Dan sekarang mereka menanggung akibatnya. Bisakah Ukraina bertahan dalam keadaannya saat ini tanpa bantuan militer AS yang dramatis? Mungkin baik-baik saja dalam jangka pendek, tentu saja tidak berkelanjutan dalam jangka panjang," katanya kepada Al Jazeera.

"Setelah kemarahan di semua pihak berlalu, pertanyaannya adalah dapatkah orang-orang yang lebih tenang mencoba dan menyatukan ini kembali? Butuh waktu untuk mencapainya."

4. Posisi Ukraina yang Lemah

Crowley mencatat bahwa Trump dan Zelenskyy telah menguraikan posisi mereka.

"Di Ruang Oval, kami melihat presiden mengatakan Anda harus membuat kesepakatan, rinciannya akan menyusul. Anda melihat Zelenskyy berkata untuk membuat kesepakatan, saya butuh jaminan keamanan, karena Vladimir Putin telah melanggar setiap kesepakatan lain yang telah ditandatanganinya dengan kami. Jadi di suatu tempat, jauh dari kamera, para ahli perlu menyingsingkan lengan baju dan melihat apakah mereka dapat menyatukan kembali sesuatu, sehingga baik Zelenskyy maupun Trump dapat menemukan titik temu,” kata Crowley.

Crowley mengungkapkan, dilemanya adalah bahwa setiap kali mengalami salah satu episode ini, apakah itu Trump yang mempertanyakan apakah Rusia memulai perang atau tidak, dan hari ini dengan pertukaran yang menegangkan, ini melemahkan posisi negosiasi Ukraina.

“Rusia duduk di pinggir lapangan dan berkata, kami dalam kondisi yang sangat baik bahkan sebelum negosiasi dimulai.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Makkah Bakal Gelap Gulita...
Makkah Bakal Gelap Gulita di Tanggal Ini, Ada Gerhana Matahari Total!
Rekomendasi
Fakta Unik Piala Dunia...
Fakta Unik Piala Dunia 2026: Pertama Sejak 44 Tahun, Partai Final Tanpa Pemain Bayern Munich
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved