Diplomat Rusia dan AS Bertemu di Turki untuk Bahas Perbaikan Hubungan

Kamis, 27 Februari 2025 - 17:57 WIB
loading...
A A A
Presiden AS mengatakan dia ingin mengakhiri pertumpahan darah dengan gencatan senjata lebih awal.

Putin pekan ini meredam harapan akan kesepakatan yang cepat, dengan mengatakan membangun kembali kepercayaan antara Rusia dan Amerika Serikat sangat penting sebelum apa pun dapat dicapai.

Kedua negara telah mengusir diplomat dan membatasi pengangkatan staf baru di misi masing-masing dalam serangkaian tindakan saling balas selama dekade terakhir, yang menyebabkan kedutaan mereka kekurangan staf.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pembicaraan hari Kamis akan mencakup isu-isu seperti tingkat kepegawaian, visa, dan perbankan diplomatik.

"Untuk lebih jelasnya, tidak ada isu politik atau keamanan dalam agenda. Ukraina tidak ada dalam agenda," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS pada malam sebelum pertemuan.

Dia menjelaskan, "Konstruktifitas pembicaraan ini akan segera terlihat; Masalah-masalah tersebut akan terselesaikan atau tidak. Kita akan segera tahu apakah Rusia benar-benar bersedia terlibat dengan itikad baik.”

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan hasil pertemuan tersebut “akan menunjukkan seberapa cepat dan efektif kita dapat bergerak.”

Dia mengakui Rusia telah “menciptakan kondisi yang tidak nyaman” bagi para diplomat AS di Moskow, yang menurutnya merupakan balasan atas perlakuan Washington terhadap rekan-rekan mereka dari Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved