Mesir Tolak Usulan Israel agar Kairo Kelola Gaza
Kamis, 27 Februari 2025 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Selasa, Lapid mengusulkan agar Mesir mengambil alih kendali Gaza hingga 15 tahun dengan imbalan pembatalan utang luar negerinya yang bernilai lebih dari USD150 miliar.
Lapid menyampaikan usulan tersebut dalam pidatonya di Foundation for Defence of Democracies (FDD) di Washington dan kemudian mengunggahnya di X, menurut harian Israel Maariv.
Lapid mengklaim selama 15 tahun, “Gaza akan dibangun kembali dan kondisi untuk pemerintahan sendiri akan tercipta. Mesir akan menjadi pemain utama dan akan mengawasi rekonstruksi, yang selanjutnya akan memperkuat ekonominya.”
Mesir menguasai Jalur Gaza selama hampir dua dekade setelah pembentukan Israel pada tahun 1948, ketika milisi Yahudi merebut tanah Palestina dan melakukan pembantaian yang menyebabkan ratusan ribu orang mengungsi.
Kelompok perlawanan Palestina Hamas menolak rencana apa pun untuk melucuti senjata atau diusir dari Gaza, menekankan masa depan daerah kantong itu harus ditentukan melalui konsensus nasional Palestina.
Israel terus menduduki wilayah Palestina, Suriah, dan Lebanon dan menolak menarik diri atau mengakui negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya dalam batas wilayah sebelum tahun 1967.
Lapid menyampaikan usulan tersebut dalam pidatonya di Foundation for Defence of Democracies (FDD) di Washington dan kemudian mengunggahnya di X, menurut harian Israel Maariv.
Lapid mengklaim selama 15 tahun, “Gaza akan dibangun kembali dan kondisi untuk pemerintahan sendiri akan tercipta. Mesir akan menjadi pemain utama dan akan mengawasi rekonstruksi, yang selanjutnya akan memperkuat ekonominya.”
Mesir menguasai Jalur Gaza selama hampir dua dekade setelah pembentukan Israel pada tahun 1948, ketika milisi Yahudi merebut tanah Palestina dan melakukan pembantaian yang menyebabkan ratusan ribu orang mengungsi.
Kelompok perlawanan Palestina Hamas menolak rencana apa pun untuk melucuti senjata atau diusir dari Gaza, menekankan masa depan daerah kantong itu harus ditentukan melalui konsensus nasional Palestina.
Israel terus menduduki wilayah Palestina, Suriah, dan Lebanon dan menolak menarik diri atau mengakui negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya dalam batas wilayah sebelum tahun 1967.
Lihat Juga :