Erdogan Klaim Hanya Turki yang Mampu Selamatkan Uni Eropa, Berikut 3 Alasannya

Kamis, 27 Februari 2025 - 04:40 WIB
loading...
Erdogan Klaim Hanya...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan Turki bisa menyelamatkan Uni Eropa. Foto/X/@RTErdogan
A A A
ISTANBUL - Hanya keanggotaan penuh Turki di UE yang dapat menyelamatkan blok tersebut dari kemunduran yang tak terelakkan. Itu diungkapkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Upaya Ankara untuk bergabung dengan UE telah berada dalam ketidakpastian selama hampir satu dekade karena kegagalannya memenuhi standar UE di sejumlah bidang.

Erdogan Klaim Hanya Turki yang Mampu Selamatkan Uni Eropa, Berikut 3 Alasannya

1. Turki Memberi Jalur Hidup bagi Ekonomi UE

Dalam pidato yang disiarkan televisi setelah rapat kabinet di Ankara, Erdogan mengklaim bahwa keanggotaan Turki dapat "menyelamatkan Uni Eropa dari kebuntuannya, mulai dari ekonomi hingga pertahanan dan dari politik hingga kedudukan internasional." Ia menambahkan bahwa Turki dapat memberikan "jalur hidup" bagi ekonomi dan tenaga kerja UE yang menua.

Erdogan mendesak UE untuk mengakui situasi ini sesegera mungkin dan tidak melanjutkan kesalahan lama yang sama. "Seperti biasa, kami ingin memajukan proses keanggotaan kami berdasarkan pada manfaat dan rasa hormat bersama, dengan pendekatan yang konstruktif," katanya, dengan alasan bahwa hasil yang cepat dapat dicapai jika UE menunjukkan kemauan politik.

Baca Juga: Efisiensi Tanpa Henti, Menggelorakan Revolusi Sayap Kanan

2. UE Dihancurkan Politik Sayap Kanan

Menurut presiden Turki, UE juga dirundung masalah politik dalam negeri. Demokrasi liberal, yang dulunya merupakan "ideologi yang paling memikat," kini menghadapi krisis serius, dengan kekosongan yang diisi oleh "para demagog sayap kanan," katanya, sambil menunjuk pada keberhasilan elektoral partai-partai sayap kanan di UE baru-baru ini.

Dengan perubahan arah politik di UE, Erdogan menyatakan kekhawatiran tentang apa yang disebutnya sebagai kebangkitan gerakan anti-imigran dan Islamofobia di Eropa, dengan memperingatkan bahwa Turki "memantau dengan saksama" situasi tersebut untuk memastikan bahwa kekuatan sayap kanan tidak mengancam warga negara Turki atau komunitas Muslim lainnya di blok tersebut.

3. Keanggotaan UE bagi Turki Adalah Kepentingan Strategis

Turki mengajukan permohonan untuk bergabung dengan UE pada tahun 1987 dan memperoleh status kandidat pada tahun 1999; negosiasi aksesi dimulai pada tahun 2005. Akan tetapi, proses tersebut pada dasarnya telah ditangguhkan sejak tahun 2016 karena berbagai kendala yang signifikan, termasuk kekhawatiran atas hak asasi manusia, standar demokrasi, dan berbagai masalah yang belum terselesaikan terkait Siprus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Berita Terkini
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Infografis
Negara Uni Eropa yang...
Negara Uni Eropa yang Melarang Impor Biji-bijian Asal Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved