AS Gelar Pertemuan Puncak Para Pengembang Real Estate di Gaza

Rabu, 26 Februari 2025 - 13:33 WIB
loading...
AS Gelar Pertemuan Puncak...
Petugas memeriksa mobil-mobil warga Palestina di pos pemeriksaan untuk diperiksa dengan perangkat X-RAY oleh petugas dari delegasi Mesir, Qatar dan AS saat mereka mulai kembali ke rumah mereka melewati Koridor Netzarim dan Jalan Salah al-Din. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Utusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengatakan kepada acara yang diselenggarakan Komite Yahudi Amerika bahwa AS akan segera mengadakan pertemuan puncak dengan para pengembang real estate untuk membahas masa depan Gaza.

"Kami akan segera mengadakan pertemuan puncak dengan para pengembang terbesar di kawasan Timur Tengah, banyak pengembang Arab, banyak perencana utama," ungkap Witkoff.

Dia menjelaskan, "Saya pikir ketika orang melihat beberapa ide yang muncul dari ini, mereka akan kagum."

Komentar tersebut muncul setelah Trump mengusulkan AS mengambil alih Gaza dan mengubahnya menjadi resor pantai setelah secara paksa menggusur warga Palestina di sana.

Rencana tersebut telah memicu kecaman luas, dengan para kritikus mengatakan hal itu akan menjadi pembersihan etnis.

Witkoff mengatakan AS "tidak berbicara tentang rencana penggusuran" bagi warga Palestina, tetapi tidak praktis bagi mereka untuk tetap tinggal selama 10 hingga 15 tahun yang diperlukan untuk membangun kembali daerah kantong pantai tersebut dengan baik, menurut Bloomberg.

"Ngomong-ngomong, ada banyak negara di luar sana, yang dari sudut pandang kemanusiaan, kami telah berbicara dengan banyak dari mereka, yang sebenarnya memperluas diri dan berkata, hei, lihat, kami, ingin menjadi bagian dari semacam solusi permanen bagi warga Gaza," ujar dia.

Steve Witkoff juga mengatakan Israel akan mengambil bagian dalam pembicaraan tentang fase berikutnya dari kesepakatan gencatan senjata Gaza.

"Kami membuat banyak kemajuan. Israel sedang mengirim tim saat ini saat kita berbicara," ujar Witkoff dalam acara di Washington, DC, untuk Komite Yahudi Amerika.

"Itu akan terjadi di Doha atau di Kairo, di mana negosiasi akan dimulai lagi dengan Mesir dan Qatar," papar dia.

Utusan tersebut mengatakan fokus pembicaraan baru tersebut adalah untuk "menempatkan tahap kedua pada jalur yang benar dan membebaskan beberapa sandera tambahan dan kami pikir itu adalah kemungkinan yang nyata."

Dia menambahkan "mungkin" dia akan bergabung dalam negosiasi pada hari Minggu, "jika berjalan dengan baik."

Baca juga: Hamas: Kesepakatan Dicapai Terkait Penundaan Israel dalam Pembebasan Warga Palestina
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved