Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO Jika Perang dengan Rusia

Minggu, 23 Februari 2025 - 13:38 WIB
loading...
A A A
Namun, kendala utamanya bukanlah teknis, melainkan terkait politik dan keamanan.

Mengingat ketegangan geostrategis saat ini antara Washington dan Brussels, sulit untuk membayangkan bahwa otoritas militer dan politik tertinggi di Prancis dan AS akan cukup percaya satu sama lain untuk berbagi kode rahasia yang diperlukan untuk mengintegrasikan senjata nuklir ke jet tempur negara lain.

Dalam skenario ini, Luftwaffe harus bertanya pada dirinya sendiri apakah masih layak mempertahankan armada kecil F-35 yang mungkin tidak lagi sesuai dengan tujuan awalnya.

Alternatif yang lebih layak adalah perjanjian keamanan antara Paris dan Berlin untuk mengadaptasi ASMPA-R dan varian masa depannya untuk Eurofighter Jerman. Solusi ini berpotensi menarik minat negara-negara Eropa lain yang mengoperasikan Typhoon, seperti Spanyol dan Italia, jika situasi keamanan Eropa memburuk secara signifikan.

Masa Depan Penangkalan Nuklir Eropa


Gagasan tentang penangkalan nuklir Eropa yang otonom, yang didasarkan pada senjata nuklir non-AS, dapat menjadi kebutuhan strategis di tengah meningkatnya ketegangan global dan ketidakpastian atas masa depan aliansi transatlantik.

Meskipun demikian, proses ini bukannya tanpa tantangan, baik teknis maupun politis.

Kepemimpinan Washington dan saling ketergantungan antara sistem senjata nuklir NATO telah menjadi pilar fundamental dalam kohesi aliansi dan kemampuan penangkalannya.

Namun, dalam skenario di mana kepastian strategis memudar dengan cepat, Eropa menghadapi persimpangan jalan: entah memperkuat otonomi militernya dan mendefinisikan ulang strategi nuklir bersama untuk memastikan keamanan kolektif tanpa pengawasan AS, atau memilih pendekatan yang lebih terfragmentasi, di mana setiap negara memikul tanggung jawab individu untuk pertahanannya sendiri.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved