Hubungan AS dan Ukraina Sudah Memburuk, Berikut 3 Faktanya

Minggu, 23 Februari 2025 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Zelensky tidak pernah memiliki hubungan yang sangat bersahabat dengan presiden AS, mantan diplomat itu mencatat, mengutip janji-janji Kiev yang diingkari "untuk menyelidiki korupsi keluarga kriminal Biden" di Ukraina pada tahun 2019, selama masa jabatan pertama Trump.

"Sayangnya, mereka berbohong. Mereka berbohong kepada Presiden Trump saat itu; mereka berbohong kepada Presiden Trump sekarang. Jadi sekarang Zelensky sama sekali tidak punya kredibilitas. Dia presiden yang tidak sah, dan hubungan antara Ukraina dan Amerika Serikat sedang berantakan,” kata Telizhenko.

Perilaku Zelensky sebagian besar berasal dari keyakinannya bahwa dia masih mendapat dukungan penuh dari Deep State AS,” Telizhenko menegaskan, namun mencatat bahwa kekuatan misterius yang sulit dipahami itu sendiri sudah “berantakan”.

3. Zelensky Didukung Aktor-aktor Deep State

“Pertama-tama, Zelensky mengira dia didukung oleh kaum globalis di Deep State. Itulah sebabnya dia melawan Washington; itulah sebabnya dia melawan presiden AS. Dia tidak pernah didukung oleh Biden. Biden hanyalah gambaran. Dia didukung oleh Deep State, Nulands, Clinton, Soros, apa pun. USAID dan CIA. Itulah sebabnya dia mengira dia punya kekuatan untuk melawan presiden petahana,” jelas Telizhenko.

Mantan diplomat itu juga mendesak pimpinan AS untuk membersihkan semua agen AS, baik intelijen maupun diplomatik, yang saat ini aktif di Ukraina, yang menunjukkan bahwa mereka telah bekerja secara efektif untuk "rezim Kiev" dan bukan Washington.

"Dia perlu mengeluarkan mereka dari Ukraina, dan kemudian dia pada dasarnya bisa mendapatkan gambaran normal tentang apa yang terjadi di Kiev. Sampai saat itu, pemerintahan Trump tidak akan mengerti dan akan disabotase atas semua yang terjadi saat ini di Ukraina," tegas Telizhenko.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved