Hubungan AS dan Ukraina Sudah Memburuk, Berikut 3 Faktanya
Minggu, 23 Februari 2025 - 04:40 WIB
loading...
Hubungan AS dan Ukraina sudah sangat memburuk. Foto/X/@G_Yakovleff
A
A
A
MOSKOW - Hubungan antara AS dan Ukraina kini tengah mengalami “kehancuran total,” dengan Vladimir Zelensky mencoba melawan Presiden Donald Trump atas nama ‘Deep State’ Amerika.
Itu diungkapkan Andrey Telizhenko, mantan Sekretaris ke-3 di Kedutaan Besar Ukraina di AS, mengatakan kepada RT. Namun, ‘Deep State’ sendiri tampaknya juga mulai renggang, ia memperingatkan.
Pemimpin Ukraina itu juga menolak kesepakatan yang diusulkan yang akan memberi AS akses ke mineral tanah jarang negaranya sebagai kompensasi atas bantuan militer. Selain itu, ia membantah perkiraan Trump tentang jumlah bantuan yang diterima Kiev, dengan mengklaim bahwa Kiev bahkan belum menerima setengah dari jumlah yang dikutip.
Trump, pada bagiannya, telah mencap Zelensky sebagai "diktator tanpa pemilihan umum," dengan mengklaim bahwa pemimpin Ukraina itu memiliki peringkat persetujuan yang sangat rendah di negaranya.
Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan
Itu diungkapkan Andrey Telizhenko, mantan Sekretaris ke-3 di Kedutaan Besar Ukraina di AS, mengatakan kepada RT. Namun, ‘Deep State’ sendiri tampaknya juga mulai renggang, ia memperingatkan.
Hubungan AS dan Ukraina Sudah Memburuk, Berikut 3 Faktanya
1. Zelensky dan Trump Saling Kecam
Washington dan Kiev baru-baru ini terlibat dalam pertengkaran sengit, dengan Zelensky dan Trump, serta pejabat tinggi lainnya, saling tuduh di depan umum. Di antaranya, Zelensky mengklaim bahwa presiden AS “hidup dalam gelembung disinformasi” yang diduga diciptakan oleh Rusia.Pemimpin Ukraina itu juga menolak kesepakatan yang diusulkan yang akan memberi AS akses ke mineral tanah jarang negaranya sebagai kompensasi atas bantuan militer. Selain itu, ia membantah perkiraan Trump tentang jumlah bantuan yang diterima Kiev, dengan mengklaim bahwa Kiev bahkan belum menerima setengah dari jumlah yang dikutip.
Trump, pada bagiannya, telah mencap Zelensky sebagai "diktator tanpa pemilihan umum," dengan mengklaim bahwa pemimpin Ukraina itu memiliki peringkat persetujuan yang sangat rendah di negaranya.
Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan
2. Zelensky Tidak Memiliki Kredibilitas
Pertengkaran yang sedang berlangsung itu merupakan "kehancuran total semua hubungan" antara Washington dan Kiev, kata Telizhenko, yang menunjukkan bahwa Zelensky telah kehilangan kesempatannya untuk memiliki suara dalam negosiasi potensial untuk mengakhiri permusuhan Rusia-Ukraina.Lihat Juga :