Jika Ukraina Tak Serahkan Mineral Langka, AS Ancam Tutup Operasional Starlink

Sabtu, 22 Februari 2025 - 16:40 WIB
loading...
Jika Ukraina Tak Serahkan...
AS ancam akan tutup operasional Starlink jika Ukraina tak serahkan mineral langka. Foto/X/@Vit_Ovchar
A A A
MOSKOW - Pejabat Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa mereka dapat memblokir Ukraina dari menggunakan terminal internet Starlink milik Elon Musk jika Kiev tidak memberikan akses ke cadangan mineral kritisnya.

Itu dilaporkan Reuters pada Sabtu, mengutip tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.

Musk, sekutu utama Presiden AS Donald Trump, telah menyumbangkan lebih dari 40.000 terminal internet sejak 2022, yang telah banyak digunakan oleh pasukan Ukraina di medan perang.

Menurut Reuters, selama pertemuan antara pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky dan utusan Trump, Keith Kellogg, di Kiev pada hari Kamis, Ukraina diberitahu bahwa mereka menghadapi "penutupan segera" layanan satelit Starlink jika mereka tidak menandatangani kesepakatan tentang mineral penting dengan AS.

"Ukraina menggunakan Starlink. Mereka menganggapnya sebagai Bintang Utara mereka," kata seorang sumber kepada Reuters. Sumber itu menambahkan bahwa kehilangan layanan tersebut "akan menjadi pukulan besar."

Dalam upaya untuk memastikan bantuan militer lebih lanjut dari AS, Zelensky telah mengajukan Trump kemitraan istimewa dalam mengembangkan sumber daya Ukraina, termasuk mineral tanah jarang. Namun, ia menolak untuk menandatangani perjanjian yang akan memberikan kepemilikan AS atas 50% kekayaan mineral negara itu. "Saya tidak bisa menjual negara kita," katanya pada hari Rabu.

Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan

Penasihat keamanan nasional Trump, Mike Waltz, mengatakan bahwa reaksi Kiev "tidak dapat diterima" dan menyarankan pejabat Ukraina untuk "menguranginya" dan menandatangani kesepakatan mineral.

Trump dan Musk meningkatkan kritik mereka terhadap Zelensky awal minggu ini, mencapnya sebagai "seorang diktator" dan mengklaim bahwa dia sangat tidak populer di dalam negeri. Presiden AS berpendapat bahwa Ukraina tidak dalam posisi untuk mengeluh tentang keputusannya untuk memulihkan pembicaraan langsung dengan Rusia yang ditangguhkan oleh pendahulunya, Joe Biden.

Zelensky mengakui awal bulan ini bahwa sekitar setengah dari deposit tanah jarangnya "diduduki Rusia." Menulis untuk Bloomberg minggu ini, pakar komoditas Javier Blas berpendapat bahwa ekspektasi Trump dari kesepakatan itu sangat dibesar-besarkan karena Ukraina "tidak memiliki deposit tanah jarang yang signifikan selain tambang skandium kecil."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
Balas Serangan AS, Parlemen...
Balas Serangan AS, Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved