Ngotot Ingin Kuasai Mineral Langka, AS Ancam Tutup Starlink di Ukraina

Sabtu, 22 Februari 2025 - 13:15 WIB
loading...
Ngotot Ingin Kuasai...
Elon Musk terlihat di layar dekat logo Starlink. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Para pejabat Amerika Serikat (AS) memperingatkan mereka dapat memblokir Ukraina dari penggunaan terminal internet Starlink milik Elon Musk jika Kiev tidak memberikan akses ke cadangan mineral langkanya.

Reuters melaporkan ancaman itu pada hari Sabtu, mengutip tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.

Musk, sekutu utama Presiden AS Donald Trump, telah menyumbangkan lebih dari 40.000 terminal internet Starlink sejak tahun 2022, yang telah banyak digunakan pasukan Ukraina di medan perang.

Menurut Reuters, selama pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan utusan Trump, Keith Kellogg, di Kiev pada hari Kamis, Ukraina diberitahu mereka menghadapi "penutupan segera" layanan satelit Starlink jika mereka tidak menandatangani kesepakatan tentang mineral langka dengan AS.

"Ukraina menggunakan Starlink. Mereka menganggapnya sebagai Bintang Utara mereka," ujar seorang sumber kepada Reuters.

Dia menambahkan, kehilangan layanan tersebut "akan menjadi pukulan besar."

Dalam upaya memastikan bantuan militer lebih lanjut dari AS, Zelensky telah mengajukan Trump kemitraan istimewa dalam mengembangkan sumber daya Ukraina, termasuk mineral tanah langka.

Namun, Zelensky menolak menandatangani perjanjian yang akan memberikan kepemilikan AS atas 50% kekayaan mineral Ukraina. "Saya tidak bisa menjual negara kita," tegas Zelensky pada hari Rabu.

Penasihat keamanan nasional Trump, Mike Waltz, mengatakan reaksi Kiev "tidak dapat diterima" dan menyarankan pejabat Ukraina untuk "menguranginya" dan menandatangani kesepakatan mineral langka.

Baik Trump maupun Musk telah meningkatkan kritik mereka terhadap Zelensky awal pekan ini, mencapnya sebagai "seorang diktator" dan mengklaim dia sangat tidak populer di dalam negeri.

Trump berpendapat Ukraina tidak dalam posisi mengeluh tentang keputusannya memulihkan pembicaraan langsung dengan Rusia yang ditangguhkan pendahulunya, mantan Presiden Joe Biden.

Zelensky mengakui awal bulan ini, sekitar setengah dari deposit tanah langkanya "diduduki Rusia."

Dalam tulisannya untuk Bloomberg pekan ini, pakar komoditas Javier Blas berpendapat ekspektasi Trump terhadap kesepakatan tersebut sangat dibesar-besarkan karena Ukraina “tidak memiliki cadangan tanah langka yang signifikan selain tambang skandium kecil.”

Baca juga: Trump Tegaskan Zelensky Tidak Penting untuk Pertemuan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
True Love In Disguise,...
'True Love In Disguise', Drama China Romantis tentang Kencan Buta Penuh Rahasia di V+Short
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Berita Terkini
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved