Sakit-sakitan, Paus Fransiskus Bisa Mengundurkan Diri Sewaktu-waktu
Sabtu, 22 Februari 2025 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Dia mencatat meskipun Paus dikenal karena kecenderungannya untuk "berjuang," dan telah menangani banyak perjalanan yang "menuntut" meskipun harus menggunakan kursi roda, dia mungkin memilih mengundurkan diri jika kemampuannya berkomunikasi dengan jemaatnya terganggu.
“Tidak diragukan lagi jika dia mendapati dirinya dalam situasi di mana dia terancam kemampuannya untuk melakukan kontak langsung, seperti yang dia sukai, untuk dapat berkomunikasi dengan cara yang langsung, tajam, dan tegas, maka tentu saja dia mungkin mempertimbangkan (untuk mengundurkan diri),” imbuh dia.
Ravasi juga mengingat wawancara Paus pada tahun 2023 yang menandai sepuluh tahun sejak dia menjadi Paus, di mana dia mengatakan akan mengundurkan diri jika dia tidak dapat memenuhi tugasnya karena masalah kesehatan atau kecelakaan.
Paus mencatat pada saat itu bahwa dia telah menyerahkan pengunduran dirinya yang telah ditandatangani sebelumnya kepada Kardinal Bertone, mantan sekretaris negara Vatikan.
Dalam wawancara tersebut, Fransiskus mengatakan dia merasa “tua” dan dipermalukan secara fisik setelah terkurung di kursi roda akibat cedera lutut.
Sumber yang dekat dengan Paus Fransiskus mengklaim dia telah pulih secara bertahap. Pastor Jesuit Antonio Spadaro, seorang teman pribadi Paus, mengatakan kepada harian Italia Il Corriere della Sera pada hari Rabu bahwa “situasinya rumit,” tetapi “tidak ada alasan untuk khawatir.”
“Tidak diragukan lagi jika dia mendapati dirinya dalam situasi di mana dia terancam kemampuannya untuk melakukan kontak langsung, seperti yang dia sukai, untuk dapat berkomunikasi dengan cara yang langsung, tajam, dan tegas, maka tentu saja dia mungkin mempertimbangkan (untuk mengundurkan diri),” imbuh dia.
Ravasi juga mengingat wawancara Paus pada tahun 2023 yang menandai sepuluh tahun sejak dia menjadi Paus, di mana dia mengatakan akan mengundurkan diri jika dia tidak dapat memenuhi tugasnya karena masalah kesehatan atau kecelakaan.
Paus mencatat pada saat itu bahwa dia telah menyerahkan pengunduran dirinya yang telah ditandatangani sebelumnya kepada Kardinal Bertone, mantan sekretaris negara Vatikan.
Dalam wawancara tersebut, Fransiskus mengatakan dia merasa “tua” dan dipermalukan secara fisik setelah terkurung di kursi roda akibat cedera lutut.
Sumber yang dekat dengan Paus Fransiskus mengklaim dia telah pulih secara bertahap. Pastor Jesuit Antonio Spadaro, seorang teman pribadi Paus, mengatakan kepada harian Italia Il Corriere della Sera pada hari Rabu bahwa “situasinya rumit,” tetapi “tidak ada alasan untuk khawatir.”
Lihat Juga :