Bagaimana Delta Air Lines Pembawa 80 Orang Jatuh Terbalik tapi Semuanya Selamat?
Jum'at, 21 Februari 2025 - 11:17 WIB
loading...
A
A
A
Brickhouse mengatakan bahwa pesawat yang akhirnya mengarah ke arah yang berlawanan menunjukkan besarnya gaya dan kecepatan yang menyebabkannya berubah arah.
"Dengan semua gaya dan segala hal yang terjadi, jika sayap itu tidak ada untuk menopang pesawat, maka pesawat akan terbalik," kata Brickhouse, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (21/2/2025).
"Itu bukan sesuatu yang sering kita lihat, tetapi ketika struktur mulai rusak, mereka tidak dapat melakukan tugasnya dan pesawat akan bereaksi terhadap berbagai gaya yang ada di atasnya," paparnya.
Penumpang Delta Air Lines mengatakan mereka tergantung terbalik di kursi mereka setelah kecelakaan.
"Semua penumpang mengenakan sabuk pengaman. Ini mencegah terjadinya cedera yang lebih serius," kata Mitchell Fox, direktur Pusat Keselamatan Penerbangan Asia Pasifik.
Kursi pesawat dirancang untuk menahan gaya 16 kali tarikan gravitasi normal, atau 16G, saat terjadi kecelakaan. Sedangkan sayap dan badan pesawat dirancang untuk menahan gaya 3-5G.
“Dalam kecelakaan yang dapat bertahan hidup akibat benturan, kursi harus lebih kuat, sehingga penumpang memiliki peluang terbaik untuk selamat,” kata Raj Ladani, manajer program teknik kedirgantaraan di Universitas RMIT Australia.
Evakuasi yang baik adalah kunci untuk bertahan hidup dalam kecelakaan udara, seperti yang disaksikan tahun lalu ketika 379 orang berhasil selamat dari pesawat Japan Airlines yang terbakar setelah bertabrakan di landasan pacu.
"Dengan semua gaya dan segala hal yang terjadi, jika sayap itu tidak ada untuk menopang pesawat, maka pesawat akan terbalik," kata Brickhouse, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (21/2/2025).
"Itu bukan sesuatu yang sering kita lihat, tetapi ketika struktur mulai rusak, mereka tidak dapat melakukan tugasnya dan pesawat akan bereaksi terhadap berbagai gaya yang ada di atasnya," paparnya.
Bagaimana Semua Orang Bisa Selamat?
Penumpang Delta Air Lines mengatakan mereka tergantung terbalik di kursi mereka setelah kecelakaan.
"Semua penumpang mengenakan sabuk pengaman. Ini mencegah terjadinya cedera yang lebih serius," kata Mitchell Fox, direktur Pusat Keselamatan Penerbangan Asia Pasifik.
Kursi pesawat dirancang untuk menahan gaya 16 kali tarikan gravitasi normal, atau 16G, saat terjadi kecelakaan. Sedangkan sayap dan badan pesawat dirancang untuk menahan gaya 3-5G.
“Dalam kecelakaan yang dapat bertahan hidup akibat benturan, kursi harus lebih kuat, sehingga penumpang memiliki peluang terbaik untuk selamat,” kata Raj Ladani, manajer program teknik kedirgantaraan di Universitas RMIT Australia.
Evakuasi yang baik adalah kunci untuk bertahan hidup dalam kecelakaan udara, seperti yang disaksikan tahun lalu ketika 379 orang berhasil selamat dari pesawat Japan Airlines yang terbakar setelah bertabrakan di landasan pacu.
Lihat Juga :