Turki Dukung Ukraina Jadi Anggota NATO, Ini Alasan Utamanya

Kamis, 20 Februari 2025 - 01:10 WIB
loading...
Turki Dukung Ukraina...
Turki mendukung Ukraina jadi anggota NATO. Foto/X/@DursunMunteha
A A A
ANKARA - Turki mendukung upaya Ukraina untuk menjadi anggota NATO dan memahami pentingnya jaminan keamanan. Itu diungkapkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Pada hari Selasa, Zelensky bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, sementara pejabat AS bertemu dengan rekan-rekan Rusia mereka di Riyadh, mengesampingkan Kyiv dan UE saat perang Ukraina mendekati ulang tahun ketiganya.

“Erdogan memahami pentingnya keanggotaan Ukraina di NATO,” kata Zelensky, dilansir Middle East Eye. “Ia secara pribadi telah menyatakan dukungannya untuk keanggotaan Ukraina di NATO di masa mendatang.”

Dukungan Ankara untuk ambisi Ukraina di NATO semakin bertentangan dengan Washington. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengesampingkan kemungkinan keanggotaan NATO untuk Kyiv minggu lalu, menyebutnya “tidak realistis” dan menyatakan bahwa Eropa harus bertanggung jawab atas keamanan Ukraina.

Zelensky mengatakan bahwa meskipun mayoritas negara Eropa mendukung tawaran Ukraina untuk bergabung dengan NATO, Slowakia, Hongaria, Jerman, dan AS menentangnya.

Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan

Dalam sambutannya pada hari Selasa, Erdogan tidak mengikat Turki untuk memberikan jaminan keamanan apa pun di masa mendatang bagi Ukraina. Namun, Zelensky mengatakan bahwa mereka membahas masalah tersebut, dan Erdogan setuju bahwa masih terlalu dini untuk mengambil keputusan tersebut.

Berbicara tentang kerja sama industri pertahanan dengan Turki, Zelensky mengatakan bahwa ia bertemu dengan para eksekutif dari perusahaan pertahanan Turki Baykar, yang dimiliki oleh Selcuk dan Haluk Bayraktar dan memiliki hubungan dengan keluarga Erdogan.

"Kantor mereka telah dibuka di Ukraina, dan kami juga membahas hal-hal di luar akuisisi bersama," katanya. "Kami memiliki banyak perusahaan yang memproduksi pesawat nirawak jarak jauh, dan saya yakin kerja sama kami dengan Turki akan terus berlanjut di bidang ini."

Ankara saat ini tengah membangun korvet kedua untuk angkatan laut Ukraina, yang diharapkan akan dikirim pada tahun 2026.

Ukraina juga memproduksi apa yang disebut Zelensky sebagai "mesin super" untuk proyek pertahanan Turki, seperti jet tempur generasi kelima Kaan, pesawat tempur nasional Turki.

Zelensky mencatat bahwa beberapa proyek bersama berjalan lambat karena serangan Rusia terhadap fasilitas produksi.

Meskipun perang sedang berlangsung, Turki dan Ukraina terus mempertahankan volume perdagangan yang melebihi $6 miliar. Zelensky menambahkan bahwa Kyiv akan meratifikasi perjanjian perdagangan bebas selama kunjungan Erdogan berikutnya ke Ukraina.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Menekraf Tegaskan AI...
Menekraf Tegaskan AI Hanya Asisten, Bukan Pengganti Kreator atau Musisi
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved