Pesawat Delta Air Lines Bawa 80 Orang Terbalik di Kanada, 15 Luka

Selasa, 18 Februari 2025 - 08:09 WIB
loading...
Pesawat Delta Air Lines...
Pesawat Delta Air Lines dengan 80 orang di dalamnya terbalik saat mendarat darurat di Bandara Internasional Toronto Pearson, Kanada. Sebanyak 15 orang terluka. Foto/Screengrab video CNN
A A A
TORONTO - Sebuah pesawat Delta Air Lines dengan 80 orang di dalamnya mengalami kecelakaan saat mendarat darurat di Bandara Internasional Toronto Pearson, Kanada, pada hari Senin waktu setempat.

Pesawat itu terbalik dan menyebabkan sedikitnya 15 orang terluka tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.

Pesawat Delta Air Lines penerbangan Endeavor 4819 dengan 76 penumpang dan empat awak mendarat darurat sekitar pukul 15.30 di kota metropolitan terbesar di Kanada, setelah terbang dari Minneapolis di negara bagian Minnesota, Amerika Serikat.

Layanan paramedis memberi tahu AFP bahwa 15 orang terluka termasuk tiga yang kritis—seorang anak, seorang pria berusia 60-an tahun dan seorang wanita berusia 40-an tahun.

Baca Juga: Pesawat AS Kembali Jatuh, Picu Ledakan Hebat

Semua yang terluka, termasuk yang mengalami luka ringan, dibawa ke rumah sakit daerah setempat dengan ambulans atau helikopter.

Gambar dramatis pada siaran lokal dan dibagikan di media sosial menunjukkan orang-orang terhuyung-huyung menjauh dari pesawat tipe CRJ-900 yang terbalik, melindungi wajah mereka dari embusan angin.

Petugas pemadam kebakaran tampak menyiram pesawat dengan air saat asap mengepul dari pesawat jet tersebut.

"Toronto Pearson mengetahui adanya insiden saat mendarat yang melibatkan pesawat Delta Air Lines yang tiba dari Minneapolis. Tim darurat sedang merespons. Semua penumpang dan awak pesawat sudah diketahui keberadaannya," tulis otoritas bandara di X.

Bandara menangguhkan semua penerbangan setelah insiden tersebut.

Pengguna Facebook John Nelson, yang mengaku sebagai penumpang dalam penerbangan tersebut, mengunggah video yang memperlihatkan pesawat yang kecelakaan dan menulis: "Pesawat kami kecelakaan. Pesawatnya terbalik."

"Kebanyakan orang tampaknya baik-baik saja. Kami semua turun," tambahnya.

Pihak Delta mengatakan penerbangannya yang dioperasikan oleh Endeavor telah terlibat dalam sebuah insiden, dan berjanji untuk membagikan informasi lebih lanjut setelah mengonfirmasinya.

"Laporan awal menyatakan tidak ada korban jiwa," kata maskapai dalam sebuah pernyataan.

Badai salju besar melanda Kanada timur pada hari Minggu. Angin kencang dan suhu yang sangat dingin masih terasa di Toronto pada hari Senin ketika maskapai menambah penerbangan untuk mengganti pembatalan akhir pekan karena badai.

"Salju telah berhenti turun, tetapi suhu dingin dan angin kencang mulai bertiup," bunyi peringatan pihak bandara sebelumnya.

"Diperkirakan hari yang sibuk di terminal kami dengan lebih dari 130.000 penumpang dalam sekitar 1.000 penerbangan," lanjut pihak bandara.

Menteri Transportasi Federal Anita Anand mengonfirmasi ada 80 orang dalam penerbangan itu.

"Saya mengikuti dengan saksama insiden serius di Bandara Pearson yang melibatkan penerbangan Delta Air Lines 4819 dari Minneapolis," tulisnya di X, Selasa (18/2/2025).

Sementara itu, Perdana Menteri Ontario Doug Ford mengatakan dia lega tidak ada korban setelah insiden di Toronto Pearson, seraya menambahkan bahwa bandara dan otoritas setempat memberikan bantuan.

Dewan Keselamatan Transportasi Kanada mengatakan sedang mengerahkan tim penyelidik ke lokasi kecelakaan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved