Tak Ingin Rusia Bangun Kekuatan Baru, Swedia Akan Kirim Pasukan ke Ukraina

Senin, 17 Februari 2025 - 17:25 WIB
loading...
Tak Ingin Rusia Bangun...
Swedia ingin kirim pasukan ke Ukraina karena tak ingin Rusia bangun kekuatan baru. Foto/X/@ZelenskyyUa
A A A
LONDON - Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard menegaskan bahwa mereka bersiap mengirim pasukan ke Ukraina.

Siaran publik Swedish Radio telah menyiarkan komentar menteri luar negeri setelah perdana menteri Inggris mengatakan bahwa ia siap untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina.

"Kita sekarang harus terlebih dahulu merundingkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan yang menghormati hukum internasional, yang menghormati Ukraina dan yang pertama dan terutama memastikan Rusia tidak dapat begitu saja mundur, membangun kekuatan baru dan menyerang Ukraina atau negara lain hanya dalam waktu beberapa tahun," ungkap Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard, dilansir Al Jazeera.

"Setelah perdamaian seperti itu terwujud, kita perlu memastikannya dapat dipertahankan dan kemudian pemerintah kita tidak mengecualikan apa pun."

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan London siap untuk mengerahkan tentara ke Ukraina jika diperlukan untuk melaksanakan kesepakatan damai.

Baca Juga: Erdogan Galang Kekuatan Lawan Pencaplokan Gaza

Menggambarkan "momen sekali dalam satu generasi", Starmer mengatakan ia bersedia untuk menempatkan "pasukan kita sendiri di lapangan jika perlu".

“Peran apa pun dalam membantu menjamin keamanan Ukraina berarti membantu menjamin keamanan benua kita dan keamanan negara ini,” tulisnya di The Telegraph.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved