Daftar 8 Negara Asia Selatan, Lengkap Beserta Penjelasannya

Senin, 17 Februari 2025 - 15:04 WIB
loading...
Daftar 8 Negara Asia...
Peta dari 8 negara Asia Selatan. Foto/X @NPSLDN_THAP
A A A
JAKARTA - Daftar 8 negara Asia Selatan menarik diketahui. Dari deretan negara di kawasan tersebut, salah satunya memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia.

Asia Selatan adalah salah satu sub-wilayah di benua Asia. Kawasan tersebut terkenal sebagai salah satu yang paling padat penduduknya.

Wilayah di sana juga memiliki lanskap yang sangat beragam, mulai dari puncak Himalaya yang menjulang tinggi hingga dataran Gangga yang subur, serta garis pantai yang indah di Samudra Hindia. Berikut ini daftar negara di Asia Selatan yang bisa diketahui.

Baca Juga: Perbandingan Kekuatan Militer Israel vs Turki, Kuat Mana?

Daftar 8 Negara Asia Selatan

1. India

•Ibu Kota: New Delhi
•Mata Uang: Rupee India (INR)
•Luas Wilayah: 3.287.263 km²
•Sistem Pemerintahan: Republik Parlementer
•Kepala Negara: Presiden Droupadi Murmu
•Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri Narendra Modi

India adalah salah satu negara terbesar di kawasan Asia Selatan. Di dunia, mereka juga masuk daftar teratas negara dengan populasi terbanyak.

Pada keberadaannya, India terkenal dengan keragaman budaya, bahasa, dan agama. Selain itu, mereka juga dikenal memiliki tempat-tempat wisata popular, termasuk di antaranya Taj Mahal.

2. Pakistan

•Ibu Kota: Islamabad
•Mata Uang: Rupee Pakistan (PKR)
•Luas Wilayah: 881.913 km²
•Sistem Pemerintahan: Republik Parlementer
•Kepala Negara: Presiden Asif Ali Zardari
•Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri Shehbaz Sharif

Pakistan memperoleh kemerdekaan pada 1947. Negara dengan mayoritas penduduk Muslim ini memiliki sejarah politik serta sosial yang cukup dinamis.

Kota terbesar di Pakistan adalah Karachi yang menjadi pusat ekonomi dan perdagangan. Sementara Lahore dikenal sebagai pusat budaya dan sejarah.

3. Bangladesh

•Ibu Kota: Dhaka
•Mata Uang: Taka (BDT)
•Luas Wilayah: 147.570 km²
•Sistem Pemerintahan: Republik Parlementer
•Kepala Negara: Presiden Mohammed Shahabuddin
•Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri Muhammad Yunus (interim)

Bangladesh memperoleh kemerdekaan dari Pakistan pada 1971. Negara ini memiliki populasi lebih dari 170 juta jiwa, sehingga menjadikannya sebagai salah satu negara dengan kepadatan penduduk tertinggi di dunia.

Secara geografis, Bangladesh didominasi oleh dataran rendah subur yang dialiri oleh Sungai Gangga, Brahmaputra, dan Meghna. Bahasa resmi negara ini adalah Bengali yang juga merupakan bagian dari identitas nasionalnya.

4. Sri Lanka

•Ibu Kota: Sri Jayawardenepura Kotte
•Mata Uang: Rupee Sri Lanka (LKR)
•Luas Wilayah: 65.610 km²
•Sistem Pemerintahan: Republik Presidensial
•Kepala Negara dan Pemerintahan: Presiden Anura Kumara Dissanayake

Sri Lanka memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1948. Geografis negara ini mencakup pantai tropis, dataran tinggi yang subur, dan hutan hujan yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Pada segi budaya, Sri Lanka punya warisan yang kaya dengan pengaruh Buddha. Hal ini bisa dilihat dari situs bersejarah seperti Sigiriya dan Kuil Gigi Buddha di Kandy.

5. Nepal

•Ibu Kota: Kathmandu
•Mata Uang: Rupee Nepal (NPR)
•Luas Wilayah: 147.516 km²
•Sistem Pemerintahan: Republik Parlementer
•Kepala Negara: Presiden Ram Chandra Poudel
•Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri Khadga Prasad Sharma Oli

Nepal terkenal sebagai rumah bagi Pegunungan Himalaya, termasuk Gunung Everest. Melihat sejarah, negara ini dulunya juga punya kerajaan-kerajaan kuno dengan warisan budaya yang kuat.

Ekonomi Nepal masih didominasi oleh pertanian dengan sebagian besar penduduknya bergantung pada sektor ini. Pada aspek budaya, mereka memiliki masyarakat yang beragam secara etnis dan bahasa.

6. Bhutan

•Ibu Kota: Thimphu
•Mata Uang: Ngultrum (BTN)
•Luas Wilayah: 38.394 km²
•Sistem Pemerintahan: Monarki Konstitusional
•Kepala Negara: Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck
•Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri Tsering Tobgay

Bhutan dikenal sebagai "Negeri Naga Guntur". Negara ini memiliki sistem pemerintahan monarki konstitusional yang mulai diterapkan sejak 2008 setelah beralih dari sistem monarki absolut.

Secara geografis, Bhutan didominasi oleh pegunungan Himalaya dengan lanskap yang indah dan keanekaragaman hayati yang kaya. Di aspek budaya, negara ini memiliki warisan Buddha Vajrayana yang kuat. Contohnya bisa dilihat dari banyaknya dzong (benteng-biara), festival keagamaan seperti Tshechu, dan praktik spiritual yang masih dijalankan oleh masyarakatnya.

7. Maladewa

•Ibu Kota: Malé
•Mata Uang: Rufiyaa Maladewa (MVR)
•Luas Wilayah: 298 km²
•Sistem Pemerintahan: Republik Presidensial
•Kepala Negara dan Pemerintahan: Presiden Mohamed Muizzu

Maladewa juga termasuk negara di kawasan Asia Selatan. Negara kepulauan ini sering disebut sebagai destinasi wisata mewah yang terkenal dengan pantainya yang indah, perairan biru jernih, serta terumbu karang yang kaya akan keanekaragaman hayati.
Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, Maladewa memiliki budaya yang dipengaruhi oleh Islam, India, Afrika, dan Timur Tengah. Bahasa resminya adalah Dhievi dan mayoritas penduduknya bekerja di sektor pariwisata dan perikanan.

8. Afghanistan

•Ibu Kota: Kabul
•Mata Uang: Afghani (AFN)
•Luas Wilayah: 652.230 km²
•Sistem Pemerintahan: Emirat Islam (de facto)
•Kepala Negara dan Pemerintahan: Pemimpin Tertinggi Hibatullah Akhundzada (rezim Taliban)

Setelah beberapa dekade konflik, Afghanistan berada di bawah pemerintahan Taliban sejak 2021. Secara geografis, negara ini didominasi oleh pegunungan Hindu Kush, dengan sebagian besar wilayahnya berupa daerah berbukit dan gurun.

Pada segi budaya, Afghanistan memiliki keberagaman etnis, termasuk Pashtun, Tajik, Hazara, dan Uzbek. Islam Sunni adalah agama mayoritas, dengan minoritas Syiah.

Demikian ulasan mengenai daftar 8 negara Asia Selatan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved