Muhsin Hendricks yang Dianggap Imam Muslim Gay Pertama di Dunia Ditembak Mati
Minggu, 16 Februari 2025 - 14:08 WIB
loading...
A
A
A
Seorang juru bicara polisi mengonfirmasi kepada AFP keaslian sebuah video di media sosial yang dimaksudkan untuk menunjukkan pembunuhan yang disengaja di Bethelsdorp dekat Gqeberha tersebut—kota yang sebelumnya dikenal sebagai Port Elizabeth.
"Motif pembunuhan itu tidak diketahui dan menjadi bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung," kata polisi, mendesak siapa pun yang memiliki informasi untuk melapor.
Asosiasi Lesbian, Gay, Biseksual, Trans, dan Interseks Internasional (ILGA World) mengecam pembunuhan itu.
"Keluarga ILGA World sangat terkejut dengan berita pembunuhan Muhsin Hendricks, dan meminta pihak berwenang untuk menyelidiki secara menyeluruh apa yang kami khawatirkan sebagai kejahatan kebencian," kata direktur eksekutif kelompok tersebut, Julia Ehrt, dalam sebuah pernyataan.
Hendricks, yang terlibat dalam berbagai kelompok advokasi LGBTQ (lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer) mengumumkan dirinya sebagai gay pada tahun 1996. Dia mengelola masjid Al-Ghurbaah di Wynberg dekat tempat kelahirannya, Cape Town.
"Motif pembunuhan itu tidak diketahui dan menjadi bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung," kata polisi, mendesak siapa pun yang memiliki informasi untuk melapor.
Asosiasi Lesbian, Gay, Biseksual, Trans, dan Interseks Internasional (ILGA World) mengecam pembunuhan itu.
"Keluarga ILGA World sangat terkejut dengan berita pembunuhan Muhsin Hendricks, dan meminta pihak berwenang untuk menyelidiki secara menyeluruh apa yang kami khawatirkan sebagai kejahatan kebencian," kata direktur eksekutif kelompok tersebut, Julia Ehrt, dalam sebuah pernyataan.
Hendricks, yang terlibat dalam berbagai kelompok advokasi LGBTQ (lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer) mengumumkan dirinya sebagai gay pada tahun 1996. Dia mengelola masjid Al-Ghurbaah di Wynberg dekat tempat kelahirannya, Cape Town.
Lihat Juga :