Seluruh Kedutaan Besar AS Diminta Kurangi Staf 10%

Jum'at, 14 Februari 2025 - 21:45 WIB
loading...
Seluruh Kedutaan Besar...
Kedubes AS di Kolombia. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) memerintahkan kedutaan besar (kedubes) di seluruh dunia untuk bersiap menghadapi pengurangan staf.

ABC News dan Reuters melaporkan perintah itu pada hari Kamis (13/2/2025), mengutip sejumlah sumber.

“Beberapa misi diplomatik telah diinstruksikan mempertimbangkan pengurangan staf yang dipekerjakan di AS dan lokal sebesar 10%,” tulis Reuters, mengutip sumber yang dekat dengan masalah tersebut.

“Pejabat senior kedutaan dilaporkan telah diminta menyusun daftar lengkap semua karyawan, termasuk staf tetap, tidak tetap, dan sementara,” sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada ABC News.

Perintah yang dilaporkan itu dikeluarkan sesaat sebelum Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif berjudul "Satu Suara untuk Hubungan Luar Negeri Amerika," yang mengamanatkan staf Departemen Luar Negeri harus selaras dengan tujuan kebijakan luar negeri pemerintahannya.

Perintah tersebut menekankan perlunya Menteri Luar Negeri mempertahankan "tenaga kerja patriot yang luar biasa" dan mencakup ketentuan untuk mereformasi Dinas Luar Negeri melalui revisi staf dan perubahan pada Manual dan Buku Pegangan Urusan Luar Negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved