Donald Trump Bilang BRICS Sudah Mati, Apa Maksudnya?

Jum'at, 14 Februari 2025 - 10:38 WIB
loading...
Donald Trump Bilang...
Presiden AS Donald Trump bilang BRICS sudah mati, padahal Indonesia baru saja gabung dengan blok tersebut. Foto/PTI
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump blakblakan menyebut BRICS sudah mati. Padahal, Indonesia baru saja bergabung dengan aliansi ekonomi tandingan Kelompok 7 (G7) tersebut.

Trump mengatakan bahwa BRICS diciptakan untuk tujuan yang buruk dan kebanyakan orang tidak menginginkannya.

Selain sesumbar BRICS sudah mati, pemimpin Amerika itu menegaskan kembali ancamannya kepada negara-negara BRICS, dengan mengatakan dia akan mengenakan tarif 100 persen pada blok tersebut jika mereka mencoba mengganti dolar Amerika Serikat dengan mata uang lainnya.

Baca Juga: Indonesia Gabung BRICS Bukan Memihak Salah Satu Blok, Ini Penjelasan Menlu Sugiono

Saat memberikan keterangan pers pada hari Kamis waktu Washington, dia mengatakan bahwa AS tidak akan berdagang dengan negara-negara BRICS jika mereka ingin bermain-main dan bahkan jika ada perdagangan yang dilakukan, itu akan dilakukan dengan tarif 100 persen.

Ketika ditanya apakah dia ingin membubarkan BRICS atau menjadi bagian darinya, Trump menjawab: "Saya tidak peduli, tetapi BRICS didirikan untuk tujuan yang buruk dan sebagian besar orang tidak menginginkannya."

"Mereka bahkan tidak ingin membicarakannya sekarang. Mereka takut membicarakannya karena saya memberi tahu mereka jika mereka ingin mempermainkan dolar, maka mereka akan dikenai tarif 100 persen," lanjut Trump.

"Pada hari mereka menyebutkan bahwa mereka ingin melakukannya, mereka akan kembali dan berkata kami mohon, kami mohon agar Anda tidak melakukan ini," sambung Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved