Bahas Perang Ukraina, AS dan Rusia Lakukan Pertemuan Tingkat Tinggi di Munich
Jum'at, 14 Februari 2025 - 07:27 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump umumkan Amerika dan Rusia akan lakukan pertemuan tingkat tinggi di Munich pada Jumat (14/2/2024) untuk membahas resolusi perang Ukraina. Foto/Screengrab video USA Today
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan bahwa perwakilan tingkat tinggi Amerika akan bertemu dengan kolega mereka dari Rusia di Konferensi Keamanan Munich pada hari Jumat. Pertemuan ini akan membahas resolusi perang Ukraina.
Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah berbicara selama hampir 90 menit melalui telepon pada hari Rabu, menandai interaksi langsung pertama yang diketahui antara kepala negara Rusia dan AS sejak eskalasi perang Ukraina pecah pada Februari 2022.
Pada hari Kamis, Trump mengatakan panggilan telepon tersebut membuka jalan bagi kontak langsung lebih lanjut antara pejabat Amerika dan Rusia.
Baca Juga: Tegang dengan Rusia, AS Kerahkan 24 Jet Tempur Siluman F-22 Bermanuver Elephant Walk
“Mereka akan mengadakan pertemuan di Munich besok (hari ini). Rusia akan berada di sana bersama rakyat kita,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Kamis.
Trump menambahkan bahwa Ukraina juga diundang, tetapi tidak menyebutkan format pertemuan atau mengklarifikasi apakah itu akan menjadi dialog tiga arah atau serangkaian pembicaraan bilateral.
"Tidak yakin siapa saja yang akan hadir dari negara mana pun, tetapi orang-orang tingkat tinggi dari Rusia, dari Ukraina, dan dari Amerika Serikat," imbuh pemimpin Amerika tersebut.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan sebelumnya pada hari Kamis bahwa fakta kedua presiden telah menyatakan kesediaan untuk terlibat dalam dialog adalah pencapaian yang sangat penting.
"Yang telah menggerakkan aparat pembantu, kementerian, dan sebagainya, yang sekarang akan secara bertahap memulai dialog dan mempersiapkan kontak berikutnya," paparnya.
"Sekarang para pemimpin telah menunjukkan kemauan politik dan memberikan para pembantu mereka instruksi yang diperlukan untuk memulai komunikasi, kami meminta sedikit kesabaran. Diskusi ini perlu waktu untuk mendapatkan momentum," kata Peskov, yang dilansir Russia Today.
Konferensi Keamanan Munich (MSC) berlangsung dari 14 hingga 16 Februari di Munich, Jerman.
Wakil Presiden AS JD Vance akan memimpin delegasi Amerika di MSC, di mana dia diharapkan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan konferensi tersebut merupakan kesempatan bagi para pejabat Amerika untuk menjabarkan jalan yang luas ke depan terkait Ukraina.
Sementara itu, utusan presiden AS untuk perang Ukraina Keith Kellogg diharapkan akan menjelaskan bahwa AS tidak berniat mengerahkan pasukan untuk melindungi Ukraina dan ingin sekutu NATO Eropa meningkatkan anggaran pertahanan mereka.
Para pejabat Rusia belum menghadiri Konferensi Munich sejak 2022, dan Moskow belum mengonfirmasi partisipasinya tahun ini atau mengumumkan komposisi delegasinya.
Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah berbicara selama hampir 90 menit melalui telepon pada hari Rabu, menandai interaksi langsung pertama yang diketahui antara kepala negara Rusia dan AS sejak eskalasi perang Ukraina pecah pada Februari 2022.
Pada hari Kamis, Trump mengatakan panggilan telepon tersebut membuka jalan bagi kontak langsung lebih lanjut antara pejabat Amerika dan Rusia.
Baca Juga: Tegang dengan Rusia, AS Kerahkan 24 Jet Tempur Siluman F-22 Bermanuver Elephant Walk
“Mereka akan mengadakan pertemuan di Munich besok (hari ini). Rusia akan berada di sana bersama rakyat kita,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Kamis.
Trump menambahkan bahwa Ukraina juga diundang, tetapi tidak menyebutkan format pertemuan atau mengklarifikasi apakah itu akan menjadi dialog tiga arah atau serangkaian pembicaraan bilateral.
"Tidak yakin siapa saja yang akan hadir dari negara mana pun, tetapi orang-orang tingkat tinggi dari Rusia, dari Ukraina, dan dari Amerika Serikat," imbuh pemimpin Amerika tersebut.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan sebelumnya pada hari Kamis bahwa fakta kedua presiden telah menyatakan kesediaan untuk terlibat dalam dialog adalah pencapaian yang sangat penting.
"Yang telah menggerakkan aparat pembantu, kementerian, dan sebagainya, yang sekarang akan secara bertahap memulai dialog dan mempersiapkan kontak berikutnya," paparnya.
"Sekarang para pemimpin telah menunjukkan kemauan politik dan memberikan para pembantu mereka instruksi yang diperlukan untuk memulai komunikasi, kami meminta sedikit kesabaran. Diskusi ini perlu waktu untuk mendapatkan momentum," kata Peskov, yang dilansir Russia Today.
Konferensi Keamanan Munich (MSC) berlangsung dari 14 hingga 16 Februari di Munich, Jerman.
Wakil Presiden AS JD Vance akan memimpin delegasi Amerika di MSC, di mana dia diharapkan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan konferensi tersebut merupakan kesempatan bagi para pejabat Amerika untuk menjabarkan jalan yang luas ke depan terkait Ukraina.
Sementara itu, utusan presiden AS untuk perang Ukraina Keith Kellogg diharapkan akan menjelaskan bahwa AS tidak berniat mengerahkan pasukan untuk melindungi Ukraina dan ingin sekutu NATO Eropa meningkatkan anggaran pertahanan mereka.
Para pejabat Rusia belum menghadiri Konferensi Munich sejak 2022, dan Moskow belum mengonfirmasi partisipasinya tahun ini atau mengumumkan komposisi delegasinya.
(mas)
Lihat Juga :