Awas Perang Dunia III, Rusia Dilaporkan Bakal Serang Negara-negara NATO di Eropa
Kamis, 13 Februari 2025 - 13:19 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam situasi seperti itu, kesediaan Rusia untuk menggunakan kekuatan militer akan bergantung pada penilaian kemampuan lawan untuk membela diri dan merugikan Rusia."
Laporan tersebut juga mencatat bahwa dukungan ekonomi dan militer dari China, Korea Utara, dan Iran telah memperkuat pertahanan Rusia dan semakin berkontribusi dalam membebaskan sumber daya untuk pembangunan militer Rusia melawan NATO.
Penerbitan laporan DDIS muncul saat Presiden AS Donald Trump mendorong agar perang Rusia-Ukraina segera berakhir, dan utusan khususnya untuk kedua negara, Keith Kellogg, mengadakan diskusi dengan sekutu NATO untuk memahami kontribusi apa yang ingin mereka berikan pada rencana perdamaian.
Jika Trump mengakhiri perang atau membekukan konflik, laporan DDIS mencatat bahwa Rusia akan dapat membebaskan sumber daya militer yang signifikan dan dengan demikian meningkatkan kemampuan militernya untuk menimbulkan ancaman langsung terhadap NATO.
DDIS memperkirakan bahwa dalam waktu enam bulan setelah pertempuran di Ukraina berakhir, Rusia akan mampu berperang di wilayah setempat dengan negara tetangga.
"Dan dalam waktu sekitar dua tahun akan menjadi ancaman nyata bagi satu atau lebih negara NATO dan dengan demikian siap untuk perang regional melawan beberapa negara di wilayah Laut Baltik," papar DDIS.
Laporan tersebut juga mencatat bahwa dukungan ekonomi dan militer dari China, Korea Utara, dan Iran telah memperkuat pertahanan Rusia dan semakin berkontribusi dalam membebaskan sumber daya untuk pembangunan militer Rusia melawan NATO.
Penerbitan laporan DDIS muncul saat Presiden AS Donald Trump mendorong agar perang Rusia-Ukraina segera berakhir, dan utusan khususnya untuk kedua negara, Keith Kellogg, mengadakan diskusi dengan sekutu NATO untuk memahami kontribusi apa yang ingin mereka berikan pada rencana perdamaian.
Jika Trump mengakhiri perang atau membekukan konflik, laporan DDIS mencatat bahwa Rusia akan dapat membebaskan sumber daya militer yang signifikan dan dengan demikian meningkatkan kemampuan militernya untuk menimbulkan ancaman langsung terhadap NATO.
DDIS memperkirakan bahwa dalam waktu enam bulan setelah pertempuran di Ukraina berakhir, Rusia akan mampu berperang di wilayah setempat dengan negara tetangga.
"Dan dalam waktu sekitar dua tahun akan menjadi ancaman nyata bagi satu atau lebih negara NATO dan dengan demikian siap untuk perang regional melawan beberapa negara di wilayah Laut Baltik," papar DDIS.
Lihat Juga :