Raja Yordania Abdullah bertemu Trump, Apa Saja Hasilnya?

Rabu, 12 Februari 2025 - 07:26 WIB
loading...
A A A
“Saya pribadi tidak berpikir mereka akan memenuhi tenggat waktu,” ujar Trump. “Mereka ingin bersikap keras. Kita lihat saja seberapa keras mereka.”

Dia menekankan tidak akan menerima tenggat waktu yang lebih lambat. “Mereka harus membebaskan mereka paling lambat Sabtu pukul 12 atau semua taruhan akan batal,” tegas Trump.

Trump telah mengumumkan tenggat waktu itu sehari sebelumnya, dalam komentar yang tampaknya spontan dengan wartawan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sejak itu menggemakan ancaman Trump, memperingatkan militernya yang telah menewaskan lebih dari 61.700 warga Palestina sejak 2023, akan memulai kembali kampanye pengebomannya di Gaza jika tawanan Israel tidak dibebaskan.

Satu masalah yang tampaknya Trump tarik kembali, setidaknya di depan Abdullah dan kamera, adalah ancamannya bahwa bantuan dapat ditahan dari Yordania dan Mesir jika mereka tidak menyetujui rencana pemindahan Gaza-nya.

"Saya tidak perlu mengancam itu," ujar Trump. "Saya yakin kita berada di atas itu."

Abdullah diplomatis, tetapi mengatakan negara-negara Arab memiliki rencana sendiri untuk Gaza Dalam pertemuan dengan Trump.

Raja Yordania menghadapi tugas yang sulit: Bagaimana dia akan menegaskan kembali penentangan negaranya terhadap rencana Trump di Gaza tanpa menyinggung presiden yang tidak dikenal karena toleransinya terhadap perbedaan pendapat?

Pada akhirnya, Abdullah memilih tidak berbicara terlalu banyak di depan media, dan ketika dia berbicara, bahasanya hati-hati, tepat, dan dirancang untuk menghindari menyinggung perasaan.

Ketika ditanya apakah Yordania akan menerima warga Palestina yang mengungsi dari Gaza, pemimpin Yordania tersebut mengatakan dia akan melakukan apa yang "terbaik" untuk negaranya.

Dalam unggahan media sosial setelah pertemuan tersebut, dia mengatakan, “Yordania teguh dalam posisinya menentang pengusiran warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat."

Dia menambahkan negara-negara Arab akan mengajukan rencana mereka sendiri untuk Gaza, yang akan disampaikan setelah rencana tersebut dirampungkan.

Dia juga menyanjung Trump, dengan mengatakan, "Saya akhirnya melihat seseorang yang dapat membawa kita melewati garis finis untuk membawa stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran bagi kita semua di kawasan ini."

Setelah pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi juga mengatakan ada rencana Arab untuk membangun kembali Gaza tanpa menggusur penduduknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved