Profil Saparmurat Niyazov, Sosok Presiden yang Gratiskan Gas dan Listrik Satu Negara

Selasa, 11 Februari 2025 - 18:14 WIB
loading...
A A A
Saparmurat adalah seorang politikus yang masuk dalam Partai Komunis Turkmenistan dari tahun 1985 hingga 1991, serta merupakan salah satu pendukung upaya kudeta Soviet tahun 1991.

Setelah Uni Soviet runtuh, Saparmurat lantas memegang kendali kekuasaan Turkmenistan selama kurang lebih 15 tahun dari 1991 hingga 2006.

Dalam biografinya disebutkan jika Saparmurat mulai bekerja sebagai instruktur di komite eksplorasi serikat buruh Turkmenistan setelah menamatkan sekolah pada tahun 1959.

Dia kemudian menuntut ilmu di Institut Politeknik Leningrad, hingga meraih gelar insinyur listrik di tahun 1967.

Setelah lulus, Saparmurat melanjutkan studinya di Rusia, tetapi dikeluarkan beberapa tahun kemudian karena kegagalan akademis.

Pada tahun 1962, ia memulai karier politiknya dengan bergabung bersama Partai Komunis. Dia dengan cepat naik pangkat, menjadi Sekretaris Pertama Komite Kota Ashgabat dan Sekretaris Pertama Partai Komunis SSR Turkmenistan pada tahun 1985.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbangan Trump ke...
Penerbangan Trump ke Davos Berbalik Arah ke Washington karena Masalah Listrik, Lampu Sempat Padam
Krisis Air Memburuk,...
Krisis Air Memburuk, Presiden Iran Peringatkan Warga Teheran Mungkin Harus Mengungsi
Dokter Lintas Batas:...
Dokter Lintas Batas: Israel Sengaja Merampas Akses Air Bersih ke Gaza
Lebih dari 700 Warga...
Lebih dari 700 Warga Gaza Dibunuh Israel saat Mengambil Air
Keluarga Sandera Israel...
Keluarga Sandera Israel Beri Netanyahu Waktu 24 Jam untuk Setop Pemutusan Listrik Gaza
Negara Ini Umumkan Status...
Negara Ini Umumkan Status Darurat hanya karena Ada Pemadaman Listrik
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
Usai Diduga Singgung...
Usai Diduga Singgung Syifa Hadju, Anjasmara Minta Maaf: Bukan Orang yang Kalian Kira
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved